Page 97 - E-BOOK EKOSISTEM LEAF_Neat
P. 97
Suksesi Ekologi
Suksesi Sekunder
Suksesi sekunder (secondary succession) merupakan proses perubahan komunitas
yang terjadi ketika komunitas yang telah ada sebelumnya terganggu atau hilang,
namun gangguan tersebut tidak sampai merusak lapisan tanah yang ada (Urry et
al., 2020). Menurut (Widodo et al., 2021), suksesi sekunder terjadi ketika suatu
komunitas alami mengalami kerusakan sebagian, tetapi masih meninggalkan
sisa-sisa kehidupan seperti tumbuhan, biji, atau mikroorganisme yang
memungkinkan proses pemulihan ekosistem berlangsung kembali. Contoh
gangguan yang dapat memicu suksesi sekunder antara lain gangguan alami
seperti banjir, gelombang laut, kebakaran, dan angin kencang, serta gangguan
yang disebabkan oleh aktivitas manusia, misalnya penebangan hutan dan
pembakaran padang rumput secara sengaja (Maknun, 2017).
Suksesi sekunder terjadi ketika suatu ekosistem mengalami gangguan, tetapi
tidak menghancurkan seluruh kehidupan yang ada. Sebagian komponen
ekosistem seperti tanah, biji tumbuhan, akar, dan mikroorganisme masih tersisa
sehingga proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dibandingkan suksesi
primer.
86

