Page 130 - Drs. Adrianus Howay, MM - Meretas Batas Pendidikan di Tanah Papua
P. 130

Mereka menggelar  pesta tarian  yang meriah  untuk melepas
            perpisahan itu. Rasa persaudaraan yang tumbuh antara warga
            dan rombongan mahasiswa KKN,  memunculkan  rasa haru di
            hari perpisahan.


                                        *****





            Drama Skripsi


                    Memasuki akhir masa studi di Uncen, setelah
            menjalankan KKN Adrian mulai mengajukan judul skripsi. Dia
            dibimbing dua dosen pembimbing. Pembimbing satu bernama
            Lazarus Reflasi dan pembimbing dua bernama Hubertus Sangur.


                    Adrian mengambil judul skripsi “Partisipasi Masyarakat
            dalam Pembangunan_Tinjauan Terhadap Bantuan Pemerintah”.
            Dia mengkaji sejauh mana masyarakat menanggapi bantuan

            pemerintah.  Judul yang diambilnya  kemudian dipaparkan di
            hadapan dosen pembimbing.

                    Awalnya,  judul  yang  diusulkan  Adrian  untuk  skripsi

            diterima dosen pembimbing. Seiring berjalannya waktu, tanpa
            alasan  yang  jelas  pembimbing  dua  menolak  mentah-mentah
            kajian  skripsinya.  Pembimbing  dua mengharuskan  Adrian

            mengganti judul skripsi.

                     “Judul skripsi ini harus diganti!” perintah pembimbing
            dua, saat Adrian konsultasi.

      118
   125   126   127   128   129   130   131   132   133   134   135