Page 332 - Tata Kelola Pemilu di Indonesia
P. 332

Surat  kuasa  khusus  harus  didaftarkan  di  Sekretariat  Jenderal  Bawaslu,
           Sekretariat  Bawaslu  Provinsi,  atau  Sekretariat  Bawaslu  Kabupaten/Kota
           pada saat mengajukan permohonan, proses Mediasi, atau proses adjudikasi
           penyelesaian  sengketa  di  Pengawas  Pemilu.  Kuasa  hukum  yang  ditunjuk
           oleh  pemohon  atau  pihak  terkait  merupakan  advokat  sesuai  dengan
           ketentuan  peraturan  perundang-undangan.  Termohon  dapat  menunjuk
           kuasa  hukum  sesuai  dengan  ketentuan  peraturan  perundang-undangan
           (vide Pasal 10 Peraturan Bawaslu No. 27 Tahun 2017).


           Bawaslu, Bawaslu Provinsi, dan Bawaslu Kabupaten/Kota memeriksa dan
           memutus sengketa proses pemilu paling lama 12 (dua belas) hari kerja sejak
           tanggal  diterimanya  Permohonan  yang  diajukan  Pemohon.  Permohonan
           tersebut  diterima  sejak  tanggal  Permohonan  diregister  oleh  Bawaslu,
           Bawaslu  Provinsi,  atau  Bawaslu  Kabupaten/Kota.  Penghitungan  hari
           mengacu  pada  standar  perubahan  hari  kerja  pada  jam  00.00  waktu
           setempat  (vide  Pasal  6  Peraturan  Bawaslu  No.27  Tahun  2018  tentang
           Perubahan Kedua Atas Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor
           18 Tahun 2017 tentang Tata Cara Penyelesaian Sengketa Proses Pemilihan
           Umum).


           Mekanisme  penyelesaian  sengketa  proses  pemilu  antara  Peserta  Pemilu
           dengan penyelenggara pemilu dilakukan dengan cara:

           1. Menerima Permohonan penyelesaian sengketa proses Pemilu;
           2. Melakukan  verifikasi  formal  dan  verifikasi  materiil  Permohonan
              penyelesaian sengketa proses Pemilu;
           3. Melakukan Mediasi antarpihak yang bersengketa;
           4. Melakukan proses Adjudikasi sengketa proses Pemilu; dan
           5. Memutus penyelesaian sengketa proses Pemilu.


           Sedangkan mekanisme penyelesaian sengketa proses pemilu yang terjadi
           antar  Peserta  Pemilu  berdasarkan  ketentuan  Pasal  5  ayat  (5)  dan  (6)
           Peraturan Bawaslu No. 5 Tahun 2019, dilakukan dengan cara:

           1. Menerima permohonan penyelesaian sengketa proses Pemilu;
           2. Melakukan  verifikasi  formal  dan  verifikasi  materiil  Permohonan
              penyelesaian sengketa proses pemilu;
           3. Melakukan mediasi terhadap para pihak yang bersengketa; dan



    316     BAB 7 – PENEGAKAN HUKUM DAN PENYELESAIAN SENGKETA PEMILU
   327   328   329   330   331   332   333   334   335   336   337