Page 239 - Simulasi, Derteksi, dan Intervensi dini tumbuh kembang anak
P. 239
PEDOMAN PELAKSANAAN
Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar
1.2. Pelaporan
1.2.1. Formulir Pelaporan
Pelaporan hasil pelayanan DDTK dilaporkan secara berjenjang mulai dari tingkat
Puskesmas sampai ke tingkat Pusat. Adapun formulir yang digunakan adalah sebagai
berikut:
1. Formulir Rekapitulasi DDTK di tingkat Puskesmas
Hasil pelayanan DDTK di semua pelayanan (Puskesmas, Posyandu, PAUD dll)
dilaporkan dalam formulir rekapitulasi DDTK. Data yang terekam pada register
Kohort Bayi, Balita dan Anak Prasekolah, dan Register DDTK dipindahkan ke formulir
rekapitulasi sebagai laporan bulanan. Formulir rekapitulasi dibuat menurut desa
atau kelurahan yang berisikan data sebagai berikut:
a. Jumlah sasaran anak umur 0-72 bulan
b. Jumlah anak umur 0-11 bulan mendapatkan pelayanan DDTK minimal 4 kali
c. Jumlah anak umur 12-72 bulan yang mendapatkan pelayanan DDTK minimal 2
kali setiap 6 bulan
d. Jumlah anak dengan hasil penilaian pertumbuhan yaitu pertumbuhan tidak baik,
risiko gagal tumbuh, perlambatan pertumbuhan linear, early adiposity rebound,
mikrosefali, makrosefali
e. Jumlah anak dengan status gizi gizi kurang, gizi buruk, possible risk of
overweight, overweight, obesitas, pendek, sangat pendek
f. Jumlah anak dengan gangguan perkembangan (motorik kasar, motorik halus,
bicara dan bahasa, serta sosialisasi dan kemandirian)
g. Jumlah anak dengan gangguan penglihatan
h. Jumlah anak dengan gangguan pendengaran
i. Jumlah anak dengan gangguan spektrum autisme
j. Jumlah anak dengan masalah perilaku dan emosi
k. Jumlah anak dengan GPPH
l. Jumlah anak yang ditindaklanjuti (stimulasi dan rujukan)
2. Formulir Rekapitulasi DDTK tingkat kabupaten/kota
Pelaporan hasil kegiatan Pelayanan DDTK dari masing masing Puskesmas di rekap oleh
kabupaten/kota dan dilaporkan ke Provinsi dengan menggunakan formulir laporan
kesehatan bayi dan laporan kesehatan anak balita dan prasekolah. Di
kabupaten/kota data ini dapat dimanfaatkan untuk perencanaan, monitoring, dan
evaluasi program SDIDTK di wilayahnya. Selanjutnya kabupaten/kota akan
melaporkan ke dinas kesehatan Provinsi. Formulir rekapitulasi dibuat menurut
Puskesmas yang berisikan data sebagai berikut:
a. Jumlah sasaran anak umur 0-72 bulan
b. Jumlah anak umur 0-11 bulan mendapatkan pelayanan DDTK minimal 4 kali
c. Jumlah anak umur 12-72 bulan yang mendapatkan pelayanan DDTK minimal 2
kali setiap 6 bulan
d. Jumlah anak dengan hasil penilaian pertumbuhan yaitu pertumbuhan tidak baik,
risiko gagal tumbuh, perlambatan pertumbuhan linear, early adiposity rebound,
mikrosefali, makrosefali
e. Jumlah anak dengan status gizi gizi kurang, gizi buruk, possible risk of
overweight, overweight, obesitas, pendek, sangat pendek
215

