Page 242 - Simulasi, Derteksi, dan Intervensi dini tumbuh kembang anak
P. 242

PEDOMAN PELAKSANAAN
                  Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar

                       2.  Menggunakan hasil monitoring dan evaluasi untuk melakukan bimbingan teknis
                          kepada jaringan dan (Posyandu, PAUD, dll) dan untuk advokasi kepada penentu
                          kebijakan
                       3.  Pertemuan evaluasi secara berkala:
                          •  Puskesmas dan jaringannya tiap bulan (mini lokakarya)
                          •  Puskesmas dengan lintas sektor tiap triwulan
                   Pertemuan  bulanan  di  tingkat  Puskesmas  (lokakarya  mini)  dapat  dimanfaatkan  untuk
                   memonitor pelaksanaan kegiatan DDTK di Posyandu, Puskesmas pembantu, Puskesmas,
                   Pos Pendidikan Anak Umur Dini (PAUD) dan sebagainya. Dalam memonitor hasil kegiatan
                   DDTK, laporan bulanan kegiatan DDTK diolah dan di analisa, sehingga setiap Puskesmas
                   akan mempunyai data hasil kegiatan DDTK per desa, per  bulan yang meliputi cakupan
                   kontak pertama DDTK dan jumlah anak yang tingkat perkembangannya sesuai dan yang
                   memiliki  kemungkinan  penyimpangan.Evaluasi  kegiatan  DDTK  anak  di  puskesmas  dan
                   jaringannya  dilaksanakan  dengan  cara  mengkaji  data  sekunder  laporan  tahunan  hasil
                   kegiatan DDTK, diantaranya dengan membandingkan hasil cakupan DDTK anak tahun ini
                   dengan tahun-tahun sebelumnya.
                   llustrasi: Di salah satu desa pada bulan ini, cakupan kontak pertama DDTK rendah, jauh
                   dibawah target yang telah ditetapkan Puskesmas yang mengacu pada ketentuan Standar
                   Pelayanan Minimal (SPM) Kabupaten. Maka untuk mengejar sasaran atau target, kepala
                   Puskesmas membuat rencana kerja bulan depan berupa kerjasama dengan guru-guru TK
                   dan bidan di desa untuk melakukan pemeriksaan atau skrining DDTK pada di beberapa
                   TK  dan  Posyandu  di  desa  tersebut.  Rencana  kerja  Puskesmas  untuk  mengejar  DDTK
                   kontak  pertama  mempunyai  nilai  yang  sangat  strategis,  oleh  karena  semakin  tinggi
                   cakupan  kontak  pertama  DDTK  (bulanan),  maka  dalam  laporan  tahunan  cakupan
                   kunjungan bayi di DDTK setahun 4 kali dan cakupan DDTK anak balita dan prasekolah
                   setahun 2 kali juga akan meningkat.

               3.  Indikator Keberhasilan

                                 Tabel 8.1. Indikator keberhasilan kegiatan SDIDTK

                         Indikator                Tingkat       Tingkat      Tingkat    Tingkat
                                                 Puskesmas  Kabupaten/Kota   Provinsi    Pusat
            Input
            Buku KIA                                √
            Pedoman SDIDTK                          √
            Formulir DDTK                           √
            Register DDTK                           √
            Reg. Kohort kesehatan bayi/anak balita   √
            Form Laporan Kesehatan bayi/anak balita                √
            Alat SDDTK                              √
            Proses
            TOT SDIDTK                                             √            √         √
            Pertemuan perencanaan SDIDTK            √              √            √         √


             218
   237   238   239   240   241   242   243   244   245   246   247