Page 34 - E-Modul Ekosistem Kelas X Fase E SMA
P. 34
Dengan demikian terjadi aliran energi dari produsen, konsumen primer, konsumen
sekunder, konsumen tersier, dan seterusnya. Selain itu, juga tampak bahwa organisme di
tingkat trofik pertama jumlahnya paling melimpah, sedangkan organisme di tingkat trofik
kedua, ketiga, dan selanjutnya semakin berkurang. Dapat dikatakan bahwa pada sebagian
besar komunitas normal, jumlah tumbuhan selalu lebih banyak daripada organisme
herbivora. Demikian juga jumlah herbivora selalu lebih banyak daripada jumlah karnivora
Karnivora tingkat 1 juga selalu lebih banyak daripada karnivora tingkat 2 (Sulistyowati.,
dkk. 2016).
2. Piramida Biomassa
Piramida biomassa adalah piramida yang
menggambarkan berat atau massa kering total organisme
hidup dari masing- masing tingkat trofiknya pada suatu
ekosistem dalam kurun waktu tertentu. Piramida biomassa (a)
didasarkan pada pengukuran berat atau massa individu per
meter persegi pada setiap tingkatan trofik yang dinyatakan
dalam gram/m². Cara mengukur biomassa, yaitu dengan
mengukur rata-rata berat organisme di setiap tingkat
trofik, kemudian jumlah organisme di setiap tingkat trofik
diperkirakan. Untuk menghindari kerusakan habitat,
biasanya sampel yang diambil hanya sedikit, kemudian (b)
total seluruh biomassa dihitung. Melalui cara pengukuran Sumber: Irnaningtyas dan Sagita (2021)
Gambar 3.5 Perbandingan piramida
seperti ini, akan didapatkan informasi yang lebih akurat
biomassa pada (a) ekosistem daratan dan
tentang kondisi ekosistem (Irnaningtyas dan Sagita, 2021). (b) ekosistem perairan
Pada umumnya, massa rata-rata produsen lebih besar daripada massa rata-rata
konsumen, dan bentuk piramidanya menyempit secara tajam dari produsen (di bagian dasar
trofik) hingga ke karnivor (di tingkat teratas trofik). Namun, pada ekosistem akuatik,
bentuk piramida biomassa justru terbalik karena biomassa konsumen lebih besar dari
produsen. Sebagai contoh, jika pada suatu saat dilakukan penimbangan terhadap berat
kering plankton dan berat kering ikan yang hidup pada suatu kolam, kemungkinan berat
kering plankton lebih kecil dibandingkan dengan berat kering ikan (Irnaningtyas dan Sagita,
2021).
3. Piramida Energi
Piramida energi merupakan gambaran yang paling baik
tentang aliran energi dalam ekosistem karena tidak
bergantung pada ukuran dan jumlah individu, tetapi
menggambarkan besarnya energi pada taraf trofik.
Kandungan energi setiap trofik sangat ditentukan oleh
tingkat trofiknya sehingga bentuk diagramnya sesuai
dengan piramida ekologi yang sesungguhnya di
Sumber: https://id.pinterest.com/search/pins.
lingkungan. Energi yang mampu disimpan oleh individu di
setiap trofik dinyatakan dengan satuan kalori per m² per Gambar 3.6 Piramida Energi
satuan waktu (hari) (Sulistyowati., dkk. 2016).
25