Page 41 - IPs-BS-KLS VII .pdf
P. 41
b. Agen Sosialisasi
Sosialisasi terjadi di seluruh rentang hidup dan sampai batas tertentu.
Interaksi sosial meliputi perpindahan individu dari satu tempat ke tempat
yang lain, peran dalam hidup mereka mulai dari lulus sekolah, memperoleh
pekerjaan menikah, memiliki anak, hingga pensiun. Berikut merupakan
agen-agen sosialisasi:.
■ Keluarga
Keluarga merupakan agen sosialisasi pertama dan
terpenting. Agen sosialisasi keluarga terdiri dari
sistem keluarga inti (nuclear family) dan sistem
kekerabatan (extended family). Keluarga inti me-
liputi ayah, ibu, dan saudara kandung maupun
angkat yang tinggal dalam satu rumah. Sedangkan
Gambar 1.11
sistem kekerabatan meliputi kakek, nenek, paman, Keluarga sebagai salah
dan bibi. Keluarga termasuk kelompok primer satu agen sosialisasi
yang memiliki intensitas tinggi dalam mengawasi utama
Sumber: Aderomly/Wikimedia
anggota keluarganya. Sosialisasi dalam keluarga Commons/CC-BY-4.0 (2015)
dapat memengaruhi pembentukan kepribadian
anak.
■ Sekolah
Individu dihadapkan pada berbagai pengalaman
berbeda di sekolah. Mereka berinteraksi dengan
orang-orang dari berbagai latar belakang agama,
kelas sosial, ras, etnis, dan kebudayaan. Sosialisasi
di sekolah memiliki tujuan menanamkan nilai Gambar 1.12
Membangun kecintaan
kedisiplinan yang berorientasi mempersiapkan
lingkungan melalui
peran peserta didik pada masa mendatang.
pembiasaan di sekolah
Agen sosialisasi sekolah merupakan bentuk dari Sumber: MuhammadIqbal/
Wikimedia Commons/CC-BY-4.0
sosialisasi sekunder.
(2018)
TEMA 01: KELUARGA AWAL KEHIDUPAN 31