Page 42 - KM PPKN 7-BS-KLS-VII_Neat
P. 42
Gambar 1.14 Rumah Rengasdengklok
Sumber: Direktorat Pelindungan Kebudayaan, http://kebudayaan.kemdikbud.go.id.
Adanya perbedaan pandangan ini, terjadilah peristiwa Rengasdengklok
oleh sejumlah golongan muda dari perkumpulan “Menteng 31” di antaranya
Soekarni, Wikana, dan Chaerul Saleh. Mereka menjemput Ir. Sukarno dan
Drs. Mohammad Hatta pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 03.00 WIB, Ibu
Fatmawati dan Guntur turut serta dalam rombongan tersebut. Awalnya
mereka dibawa ke sebuah asrama PETA, selanjutnya dibawa ke rumah seorang
Tionghoa bernama Djiauw Kie Song di Rengasdengklok, Karawang Jawa Barat.
Ir. Sukarno dan Drs. Mohammad Hatta ditawan oleh para pemuda, hal
ini dilakukan untuk mendesak agar segera memproklamasikan kemerdekaan
Republik Indonesia. Mr. Achmad Soebardjo datang ke tempat itu pukul 18.00
WIB untuk menjemput dan membuat kesepakatan antara golongan tua dan
golongan muda tentang waktu pelaksanaan proklamasi kemerdekaan.
Rombongan kembali ke Jakarta pada pukul 22.00 WIB untuk mempersiap-
kan naskah proklamasi. Namun, Hotel Des Indes tempat menginap anggota
PPKI tidak menyediakan ruangan untuk rapat. Oleh karena itu, Mr. Achmad
Soebardjo mengusulkan meminta bantuan Laksamana Maeda menyediakan
ruang tengah rumahnya untuk rapat malam itu. Pada pukul 24.00 WIB
berkumpulah semua anggota PPKI dan beberapa pemimpin golongan pemuda
serta beberapa orang terkemuka lainnya di ruangan tengah yang lebih besar
di rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No. 1 Jakarta Pusat.
26 P e n di di k an P an c as i l a u n t u k S MP / M T s K e l as V
Pendidikan Pancasila untuk SMP/MTs Kelas VIIII