Page 40 - KM PPKN 7-BS-KLS-VII_Neat
P. 40

Ayo, Menganalisis



            Setelah menyanyikan lagu wajib nasional berjudul “Hari Merdeka” jawablah
            pertanyaan berikut!

            1.  Apa makna yang terkandung dalam lagu tersebut?
            2.  Nilai-nilai apa yang tersirat dalam lagu itu?

            3.  Bagaimana cara kita mempertahankan kemerdekaan?
            4.  Apa yang dapat kalian lakukan untuk membela negara?

                Menyusul  pembentukan PPKI, pada tanggal    9  Agustus  1945  Ir. Sukarno,
            Drs. Mohammad     Hatta, dan Radjiman Wedyodiningrat   berangkat ke  Dalat,
            Vietnam   untuk menemui    Jenderal  Terauchi, pimpinan Angkatan Perang
            Jepang  yang  berkedudukan di  Saigon (sekarang  Ho  Chi  Minh  City, Vietnam)
            untuk membahas    persiapan kemerdekaan. Di   Dalat, pada 12  Agustus  1945,
            Jenderal  Terauchi  menyatakan bahwa pelaksanaan kemerdekaan Indonesia
            itu terserah kepada PPKI yang ketua dan wakil ketuanya adalah Sukarno dan
            Muhammad     Hatta. Dengan demikian, kemerdekaan Indonesia dipersiapkan
            oleh bangsa Indonesia sendiri.

                Ketika ketiga tokoh itu pulang kembali ke Jakarta pada 14 Agustus 1945,
            di lapangan terbang Kemayoran Sukarno disambut oleh para petinggi Jepang,
            anggota-anggota PPKI  dan beberapa rakyat   Jakarta. Dalam  kesempatan itu
            Sukarno   diminta untuk berpidato. Pada pidatonya Sukarno     mengatakan:
            “Kalau dahulu saya berkata, sebelum jagung berbuah Indonesia akan merdeka,
            sekarang  saya dapat  memastikan Indonesia akan merdeka sebelum     jagung
            berbunga. Soalnya hanya bergantung pada saya dan kemauan rakyat”. Selain
            itu, drs. Mohammad Hatta pun sudah ditunggu oleh Sutan Syahrir ketika tiba
            di rumahnya di Jalan Diponegoro No. 57 Jakarta Pusat.


                Kabar mengenai Jepang mengajukan damai kepada Sekutu disampaikan
            Sutan Syahrir  kepada Drs. Mohammad     Hatta. Saat itu  juga Sutan Syahrir
            menyarankan agar    kemerdekaan segera diproklamasikan oleh    Ir. Sukarno,
            supaya terhindar dari label kemerdekaan Indonesia sebagai pemberian dari
            Jepang. Tetapi Drs. Mohammad Hatta menyatakan ketidaksetujuannya, karena
            proklamasi kemerdekaan sudah diserahkan kepada PPKI. Jika dilakukan oleh
            Ir. Sukarno sendiri maka akan merampas hak-hak anggota PPKI yang lainnya.


                                       MP
                                      S
                                          M
                                          /
                                    u
                                    t

                                     k
                                            T
                                                l
                                                  V

                                                as

                                             s
                                               e
                                              K
                       di
                     di
                         an
                        k
                  P
           24     Pendidikan  Pancasila untuk SMP/MTs Kelas VIIII
                    n
                   e
                           P
                                 a
                                l
                                   n
                                  u
                              c
                            an
                                i
                              as
   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45