Page 36 - KM PPKN 7-BS-KLS-VII_Neat
P. 36
C. Proklamasi dan Penetapan Pancasila sebagai Dasar
Negara
1. Pembentukan PPKI
Ayo, Membaca
Bagaimana selanjutnya setelah proses perumusan
dasar negara baik dalam sidang BPUPK maupun
sidang Panitia Sembilan?
Ayo, kita pahami kembali paparan materi
berikut ini!
Ternyata Jepang semakin mengalami
kemunduran dalam Perang Asia Timur Raya. Pada
6 Agustus 1945, Kota Hirosima dibom atom oleh Gambar 1.10 RP Soeroso
Tjondronegoro
Amerika Serikat. Kemudian, pada tanggal tanggal Sumber: Departement of Social Afairs
of Indonesia. https://commons.
9 Agustus 1945 giliran Kota Nagasaki juga dijatuhi wikimedia.org.
bom atom oleh Sekutu. Korban meninggal di
RP Soeroso Tjondronegoro
Hiroshima sekitar 140.000 orang dan di Nagasaki
lahir pada 3 November 1895 di
sekitar 70.000 orang. Porong Sidoardjo, Jawa Timur.
Ia menempuh pendidikan
Menghadapi situasi tersebut, pada 7 Agustus di Eerste Volkschool dan
Kweekschool Probolinggo,
1945, Jenderal Terauchi menyetujui pembentukan Jawa timur. Ia menjadi
Dokuritsu Zyunbi Iinkai atau Panitia Persiapan anggota Boedi Oetomo
sejak berdirinya organisasi
Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Tugas PPKI tersebut dan menjadi ketua
Serikat Islam di Probolinggo
yaitu melanjutkan tugas BPUPK dan untuk pada 1913–1919. Pada masa
mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia. Ketua pendudukan Jepang, Soeroso
menjadi ketua Poetra daerah
PPKI adalah Ir. Sukarno, sedangkan wakilnya Drs. Malang, Jawa Timur, serta
Mohammad Hatta. PPKI beranggotakan 21 orang menjadi anggota BPUPK
dengan jabatan ketua muda
dan semuanya orang Indonesia yang berasal dari atau wakil ketua.
berbagai daerah, yaitu dari 12 wakil dari Jawa, 3
wakil dari Sumatra, 2 wakil dari Sulawesi, 1 wakil dari Kalimantan, 1 wakil
dari Sunda Kecil, 1 wakil dari Maluku, dan 1 wakil dari golongan penduduk
Cina. Dengan demikian, kemerdekaan yang dipersiapkan itu murni hasil
perjuangan bangsa Indonesia sendiri karena semua anggotanya dari bangsa
Indonesia.
20 P e n di di k an P an c as i l a u n t u k S MP / M T s K e l as V
Pendidikan Pancasila untuk SMP/MTs Kelas VIIII