Page 37 - Perjalanan Hidup Manusia-
P. 37

Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang telah Kami binasakan, yang sudah
                       bersenang-senang  dalam  kehidupannya;  maka  itulah  tempat  kediaman
                       mereka  yang  tiada  didiami  (lagi)  sesudah  mereka,  kecuali  sebahagian
                       kecil. Dan Kami adalah pewarisnya. (Al Qur’an surat (28) Al Qashash ayat 58)

                       Sesungguhnya  orang-orang  yang  beriman  dan  mengerjakan  amal  saleh
                       mereka  itu  adalah  sebaik-baik  makhluk.  (Al Qur’an  surat  (98)  Al  Bayyinah
                       ayat 7)

                       Orang-orang  yang  beriman  dan  berhijrah  serta  berjihad  di  jalan  Allah
                       dengan harta  benda  dan diri  mereka, adalah lebih tinggi derajatnya  di
                       sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan. (Al Qur’an surat
                       (09) At Taubah ayat 20)

                  23.  BAGI    MANUSIA  BERAKHLAK  TIDAK  MULIA,    BERAKHLAK  KAFIR
                       TERHADAP  AYAT-AYAT  ALLAH,    PROSES  KEBANGKITAN  SETELAH
                       KEMATIANNYA AKAN  DIJADIKAN MAKHLUK ALLAH YANG TIDAK MULIA
                       DAN ATAU TIDAK SEMPURNA,  YAITU  MAKHLUK LAIN BUKAN MANUSIA.
                       (HAL  ITU  ADALAH  PERWUJUDAN  SIFAT  ALLAH  YANG  MAHA  ADIL  DAN
                       BIJAKSANA).

                       Katakanlah:  "Apakah  akan  aku  beritakan  kepadamu  tentang  orang-orang  yang
                       lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu di sisi Allah, yaitu orang-
                       orang  yang  dikutuki  dan  dimurkai  Allah,  di  antara  mereka  (ada)  yang
                       dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah thaghut?" Mereka
                       itu  lebih  buruk  tempatnya  dan  lebih  tersesat  dari  jalan  yang  lurus.  (Al
                       Qur’an surat (05) Al Maa-idah ayat 60)

                       Dan mereka berkata: "Apakah bila kami telah menjadi tulang belulang dan benda-
                       benda yang hancur, apa benar-benarkah kami akan dibangkitkan kembali sebagai
                       makhluk  yang  baru?"  Katakanlah:  "Jadilah  kamu  sekalian  batu  atau  besi,
                       atau suatu makhluk dari makhluk yang tidak mungkin (hidup) menurut
                       pikiranmu". Maka mereka akan bertanya: "Siapa yang akan menghidupkan kami
                       kembali?"  Katakanlah:  "Yang  telah  menciptakan  kamu  pada  kali  yang  pertama".
                       Lalu mereka akan menggeleng-gelengkan kepala mereka kepadamu dan berkata,
                       "Kapan  itu  (akan  terjadi)?"  Katakanlah:  "Mudah-mudahan  waktu  berbangkit  itu
                       dekat", (Al Qur’an surat (17) Al Israa`ayat 49-51)

                       Itulah balasan bagi mereka, karena sesungguhnya mereka kafir kepada ayat-ayat
                       Kami dan (karena mereka) berkata: "Apakah bila kami telah menjadi tulang
                       belulang dan benda-benda yang hancur, apakah kami benar-benar akan
                       dibangkitkan  kembali  sebagai  makhluk  baru?"  (Al  Qur’an  surat  (17)
                       Al Israa` ayat 98)



                                                                   PERJALANAN HIDUP MANUSIA   35
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42