Page 7 - E-modul 3 agustus
P. 7
terurai oleh mikroba) dan melakukan penyemprotan sesuai aturan. Tidak membuang
sisa obat ke sungai. Sedangkan pupuk organik yang larut dalam air dapat
menyuburkan lingkungan air (eutrofikasi). Karena air kaya nutrisi, ganggang dan
tumbuhan air tumbuh subur (blooming). Hal yang demikian akan mengancam
kelestarian bendungan. Bendungan akan cepat dangkal dan biota air akan mati
karenanya.
b. Limbah Rumah Tangga
Di dalam rumah tangga, kita biasa menggunakan air untuk memasak, minum,
mencuci dan berbagai keperluan lainnya. Air tersebut akan dibuang atau dialirkan ke
selokan setelah digunakan. Kemudian air tersebut akan mengalir ke sungai, danau,
dan laut. Limbah rumah tangga yang memasuki perairan menyebabkan populasi
ganggang pada perairan tersebut meningkat pesat. Akibatnya, persediaan oksigen
pada perairan tersebut menjadi berkurang sehingga biota air akan mati.
c. Limbah Industri
Adanya beberapa industri yang membuang limbahnya ke dalam air dapat
menyebabkan pencemaran jika tidak diolah dengan benar. Limbah merupakan
produk sampingan yang tidak terpakai dari kegiatan industri. Terdapat beberapa
jenis limbah industri yaitu limbah organik yang berbau busuk seperti limbah pabrik
tekstil atau limbah pabrik kertas. Begitu juga limbah anorganik yang mengandung
asam belerang yang berbau menyengat serta dapat mengubah suhu air menjadi
panas, berbuih, dan berwarna. Misalnya limbah pabrik emas, limbah pabrik pupuk
organik, limbah pabrik baja, limbah pabrik farmasi, limbah pabrik cat, dan lain-lain.
Jika limbah industri tersebut dibuang ke sungai atau saluran air, dapat menimbulkan
pencemaran air dan merusak ekosistem dalam perairan tersebut bahkan dapat
menyebabkan organisme didalamnya musnah. Oleh karena itu, pemerintah
menetapkan aturan untuk mengendalikan pencemaran air oleh limbah industri.
Misalnya, limbah industri harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke sungai
agar tidak menyebabkan pencemaran.
Dampak Pencemaran Air
a. Punahnya Spesies
Limbah yang mencemarai suatu ekosistem berbahaya bagi biota didalamnya.
Berbagai jenis hewan dapat mengalami keracunan hingga menyebabkan kematian.
b. Gangguan Keseimbangan Lingkungan
Punahnya spasies tertentu dapat mengibah pola interaksi di dalam suatu ekosistem.
Rantai makanan, jaring-jaring makanan dan lairan energi menjadiberubah.
Akibatnya, keseimbangan lingkungan terganggu.

