Page 153 - Modul PJJ PPKn SMP-Digital
P. 153
anggota tokohtokoh Islam. Mohammad Hatta berusaha me yakin
kan tokohtokoh Islam, dengan dalih demi persatuan dan kesatuan
bangsa.
Setelah itu Drs. Mohammad Hatta membacakan empat pe ru
bahan dari hasil kesepakatan dan kompromi atas lobilobi politik
tersebut. Hasil perubahan yang kemudian disepakati sebagai
“pem bukaan (bahasa Belanda: “preambule”) dan batang tubuh
Undang Undang Dasar 1945”, Pertama, kata “Mukaddimah” yang
berasal dari bahasa Arab, muqaddimah, diganti dengan kata “Pem
bukaan”. Kedua, anak kalimat “Negara berdasar atas Ketuhanan
dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemelukpe
meluknya” diganti dengan, “Negara berdasar atas Ketuhanan Yang
Maha Esa”. Ketiga, kalimat yang menyebutkan “ Presiden ialah
orang Indonesia asli dan beragama Islam ”, seperti tertulis dalam
pasal 6 ayat (1), diganti dengan mencoret katakata“ dan beragama
Islam” . Keempat, terkait perubahan poin Kedua, maka pasal 29
ayat (1) dari yang semula berbunyi: “Negara berdasarkan atas
Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi
pemeluk pemeluknya” diganti menjadi berbunyi: “Negara ber
dasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa ” .Adapun keputusan
penting hasil sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia
pada 18 Agustus 1945 adalah sebagai berikut:
1. Menetapkan dan mengesahkan UUD 1945
2. Memilih Ir. Soekarno sebagai presiden dan Drs. Muh. Hatta
sebagai wakil presiden
3. Sebelum MPR terbentuk, pekerjaan presiden seharihari
dibantu oleh Komite Nasional Indonesia Pusat.
MATA PELAJARAN PPKN — KELAS VII SEMESTER GASAL 141

