Page 117 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 OKTOBER 2019
P. 117

Title          BURUH-ANIES SEPAKAT BENTUK TIM 7
               Media Name     antaranews.com
               Pub. Date      30 Oktober 2019
               Page/URL       https://www.antaranews.com/berita/1139007/buruh-anies-sepakat-bentuk-t im-7
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive






               Tim 7 itu salah satu terobosan dari Pemprov DKI untuk mengatasi ekonomi kreatif dari
               buruh sendiri Jakarta - Perwakilan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)
               dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pertemuan bersepakat di Balai Kota
               Jakarta untuk membentuk Tim Tujuh (7).

               "Tim 7 itu salah satu terobosan dari Pemprov DKI untuk mengatasi ekonomi kreatif dari
               buruh sendiri. Jadi, buruh tidak semata-mata mengandalkan gajinya saja setiap bulan," kata
               Ketua KSPI Winarso di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu.

               Tim 7 dibentuk dengan kerja sama antara Dewan Pengupahan dan Pemprov DKI Jakarta
               sebagai harapan baru bagi buruh mendapatkan pendapatan baru dengan cara yang kreatif.
               Menurut Winarso, nantinya buruh- buruh itu akan diberikan pelatihan seperti pembuatan
               kerajinan tangan yang membutuhkan kreativitas pengrajin.

               "Secara spesifik, Tim 7 mengurus komunikasi dengan buruh terbawah atau berbeda dengan
               Dinas Ketenagakerjaan yang tidak secara langsung bersentuhan dengan buruh," kata
               Winarso.

               Gagasan Tim 7 baru saja disetujui oleh Anies Baswedan dalam pertemuan dengan
               perwakilan tujuh buruh KSPI usai massa buruh melakukan demonstrasi menolak kenaikan
               upah sesuai Peraturan Pemerintah 78/2015 tentang Pengupahan.

               "Sebenarnya gagasan sudah ada lama, tapi Pak Anies baru ketok palu, jadi segera
               dibentuk," kata Winarso.

               Sebelumnya, KSPI menolak adanya kenaikan upah minum sebesar 8,51 persen atau setara
               Rp4,2 juta.

               Mereka menginginkan kenaikan upah sebesar 16 persen atau sesuai rekomendasi dewan
               pengupahan KSPI sebesar Rp4,6 juta yang artinya memiliki perbedaan jumlah sebesar
               Rp400.000 dari rekomendasi surat Menteri Ketenagakerjaan RI.

               Perbedaan upah minimum itu yang menyebabkan KSPI melakukan aksi di depan Balai Kota
               Jakarta agar Gubernur Anies Baswedan untuk bertemu dan membahas langsung besaran
               upah minimum dengan buruh.

               Hasil akhir pertemuan perwakilan KSPI dan Gubernur DKI adalah Kamis (31/10) akan
               dibentuk Tim 7 yang dikhususkan untuk mengelola aspek ekonomi kreatif untuk para buruh
               bersama dengan Pemprov DKI sehingga pekerja dapat menghasilkan pendapatan lebih dan
               tidak hanya bergantung dari gaji.

               Pewarta: Livia Kristianti Editor: Edy Sujatmiko COPYRIGHT (c)2019 .
               Title          KSPI DKI INGIN UPAH MINIMUM RP 4,6 JUTA



                                                      Page 116 of 173.
   112   113   114   115   116   117   118   119   120   121   122