Page 118 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 OKTOBER 2019
P. 118

Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      30 Oktober 2019
               Page/URL       https://www.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/19/10 /30/q06nst428-
                              kspi-dki-ingin-upah-minimum-rp-46-juta
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative








               REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) DKI
               menginginkan upah minum pekerja di Jakarta yang akan ditetapkan pada 1
               November menjadi Rp 4,6 juta. Artinya, kenaikannya sebesar 16 persen sesuai
               kajian Dewan Pengupahan dari unsur buruh.

               "Ini adalah kebutuhan riil masyarakat yang ada di DKI Jakarta bahwa mereka itu
               harus memenuhi kebutuhannya dengan sebesar nilai tersebut, Rp 4.600.000," kata
               Ketua KSPI DKI Jakarta Winarso, Rabu (30/10).

               Menurut Winarso, jumlah upah minimum pekerja yang dituntut buruh dalam aksi
               mereka berasal dari survei yang dilakukan oleh Dewan Pengupahan Buruh KSPI
               secara langsung. "Kita survei masuk ke pabrik dan ke swalayan. Itu kan harganya
               riil kalau di swalayan. Ada daftar harganya, kita input dari situ, kita jumlah. Beda
               dengan survei yang memang sedang berjalan," kata ketua DPW Federasi Serikat
               Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) DKI Jakarta itu.

               Ia menuturkan, survei yang dilakukan pemerintah mengambil lapisan pasar dengan
               harga terendah, yaitu dengan masuk ke pasar tradisional dan di waktu yang tidak
               tepat. "Misalnya sayur disurvei pada siang hari. Pedagang itu menjual sayur yang
               tinggal sisa dan ketika ditanya harganya dia hanya menyebutkan saja dengan harga
               yang murah, yang penting laku," ujar Winarso.

               Karena itu, Winarso mengatakan survei dari Dewan Pengupahan Buruh lebih riil
               dibandingkan dengan survei dari Menteri Ketenagakerjaan RI. Hal itu menyebabkan
               buruh menolak kenaikan upah yang ditentukan oleh Menteri Ketenagakerjaan lewat
               formula Peraturan Pemerintah 78/2015 tentang pengupahan serta surat edaran
               menaker.

               Besaran upah minum pekerja yang dikeluarkan oleh Menteri Ketenagakerjaan
               sebesar Rp 4,2 juta. Berbeda Rp 400.000 dari besaran yang diajukan oleh para
               buruh. Perbedaan upah minimum itu yang menyebabkan buruh yang tergabung
               dalam KSPI melakukan aksi di depan Balai Kota Jakarta agar Gubernur Anies
               Baswedan bertemu dan membahas langsung besaran upah minimum dengan buruh.

               Hasil akhir pertemuan perwakilan KSPI dan Gubernur DKI adalah pada Kamis
               (31/10) akan dibentuk tim 7 yang dikhususkan untuk mengelola aspek ekonomi
               kreatif untuk para buruh bersama dengan Pemprov DKI sehingga pekerja dapat
               menghasilkan pendapatan lebih dan tidak hanya bergantung dari gaji.



                                                      Page 117 of 173.
   113   114   115   116   117   118   119   120   121   122   123