Page 63 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 OKTOBER 2019
P. 63
Media Name antaranews.com
Pub. Date 30 Oktober 2019
Page/URL https://www.antaranews.com/berita/1138296/tolak-ump-naik-851-persen-bu ruh-akan-
demo-di-kemnaker
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Jakarta - Gabungan buruh dari daerah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten yang
tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar aksi
unjuk rasa di kantor Kementerian Ketenagakerjaan pada Kamis (31/10), untuk
menolak upah minimum provinsi (UMP) naik 8,51persen.
Presiden KSPI Said Iqbal melalui siaran pers di Jakarta, Rabu menjelaskan, dalam
aksinya, KSPI menuntut agar Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang
Pengupahan (PP 78/2015) segera direvisi, apalagi Presiden Jokowi sudah
berulangkali menegaskan sikapnya untuk merevisi PP 78/2015.
"Dalam PP 78/2015 diatur, formula kenaikan UMP/UMK berdasarkan inflansi dan
pertumbuhan ekonomi di tingkat nasional. Tahun ini, besarnya inflasi yang
digunakan adalah sebesar 3,39 persen dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12
persen. Dengan demikian kenaikan UMP/UMK tahun 2020 adalah sebesar 8,51
persen," kata dia.
Dalam hal ini, KSPI menuntut kenaikan UMP/UMK 2020 berkisar antara 10- 15
persen, karena kenaikan sebesar ini didasarkan pada survei pasar mengenai
kebutuhan hidup layak yang sudah ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya.
Buruh meminta agar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah yang baru seminggu
resmi menduduki jabatan ini segera mengabulkan tuntutan buruh.
"Mengingat lima tahun posisi Menaker dijabat Hanif Dhakiri, kondisi ketenagakerjaan
tidak mengalami perbaikan yang signifikan. Selama ini Pemerintah mendorong
adanya dialog sosial. Tetapi giliran menetapkan kenaikan upah minimum dilakukan
secara sepihak. Ini menunjukkan sikap anti demokrasi," kata Said Iqbal.
Pada hari ini sejumlah buruh DKI Jakarta telah mendatangi Balai Kota, mereka
menyuarakan tuntutan yang sama. Dalam rekomendasi mereka, kenaikan UMP DKI
Jakarta harusnya sebesar 16 persen atau menjadi Rp4,6 juta pada 2020. Mereka
menyebut rekomendasi tersebut telah melalui survei kebutuhan hidup di Jakarta.
Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani Editor: Heru Dwi Suryatmojo COPYRIGHT (c)2019
.
Page 62 of 173.

