Page 103 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 MARET 2020
P. 103
diberangkatkan jika dalam hal negara tujuan penempatan tidak menutup masuknya
orang asing untuk bekerja," kata Ida melalui keterangan resmi, Kamis 19 Maret
2020.
Dalam diktum kedua aturan ini, dijelaskan bahwa penghentian penempatan berlaku
bagi PMI yang ditempatkan oleh pelaksana penempatan (P3MI), PMI yang
ditempatkan oleh perusahaan untuk kepentingan perusahaan sendiri, PMI
perseorangan, serta awak kapal niaga/perikanan pada kapal berbendera asing.
Adapun, bagi pekerja migran yang telah bekerja di luar negeri dapat tetap bekerja
hingga perjanjian kerja (PK) berakhir. Jika PK telah berakhir, PK dapat diperpanjang
kembali sesuai kesepakatan pekerja migran dan pemberi kerja, dengan
mempertimbangkan jaminan keselamatan dari pemerintah setempat.
Ida juga mengimbau WNI di luar negeri, khususnya PMI, untuk mengikuti arahan
dan imbauan pemerintah setempat terkait pencegahan virus corona atau Covid-19.
"Pekerja Migran Indonesia yang pulang ke Indonesia agar melaporkan kepulangan
ke Perwakilan RI terdekat sebelum meninggalkan negara penempatan," kata Ida
seperti bunyi diktum keenam.
Selain itu, layanan pengurusan registrasi (ID) Calon PMI, proses lanjutan di dalam
negeri, maupun layanan verifikasi surat permintaan (job order atau demand letter)
di Perwakilan RI di negara penempatan, sementara dihentikan.
"Dalam hal situasi dan kondisi nasional maupun di negara penempatan karena
wabah virus corona (Covid-19) sudah kembali kondusif, Menteri dapat meninjau
kembali Keputusan Menteri ini,"kata Ida.
Page 102 of 134.

