Page 99 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 MARET 2020
P. 99
Title TKA CHINA MASUK INDONESIA, POLITISI PDIP: POLEMIK AMATIRAN LUHUT DAN IDA
FAUZIAH
Media Name rmol.id
Pub. Date 20 Maret 2020
Page/URL https://politik.rmol.id/read/2020/03/20/426216/tka-china-masuk-indones ia-politisi-pdip-
polemik-amatiran-luhut-dan-ida-fauziah
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
49 warganegara asal Cina yang diduga merupakan tenaga kerja asing sebuah korporasi
di Kendari, Sulawesi Utara menuai polemik di kalangan masyarakat. Menteri Koordinator
Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, kedatangan mereka
legal dan tidak ada masalah. Sedangkan dari sisi Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah
belum juga memberikan keterangan terkait rombongan orang dari Cina tersebut.
Pilitisi PDIP, Masinton Pasaribu menyampaikan, seharusnya Menko Luhut dan Menaker
Ida Fauziyah tidak mengundang polemik di kalangan masyarakat.
"Harusnya Menko Kemaritiman dan Investasi serta Menakertrans tidak berpolemik
amatiran di publik. Karena fokus publik bukan sekadar perizinan kerja, tetapi
kecemasan masyarakat terhadap 49 TKA asal China yang masuk tanpa prosedur
pengarantinaan sesuai arahan presiden dan WHO," ucap Masinton lewat siaran persnya,
Kamis (19/3).
Menurutnya, baik Menko Luhut dan Menaker Ida tidak membaca undang-undang dan
tidak memahami Keppres No7/2020 tentang gugus tugas percepatan penanganan
corona virus disease 2019 (Covid19).
"Kementerian dan lembaga yang tidak masuk dalam gugus tugas penanganan corona
hendaknya disiplin dalam tugasnya membantu presiden menanggulangi penyebaran
virus corona. Jangan memberikan informasi yang menciptakan kegaduhan di tengah
masyarakat," papar anggota Komisi III DPR RI ini.
Ia kemudian menyampaikan imbauan Ketua DPR RI, Puan Maharani agar pemerintah
menggunakan mekanisme penyampaian informasi satu pintu. Sesuai UU No 24/2007
tentang Penanggulangan Bencana Pasal 26, masyarakat berhak mendapatkan informasi
yang valid dari otoritas pemerintah.
"Penanggulangan bencana nonalam virus corona adalah kerja bersama seluruh elemen
bangsa. Seluruh penyelenggara negara eksekutif, legislatif, dan yudikatif harus bekerja
profesional membantu dan melayani rakyat dalam mengatasi virus corona," jelasnya.
"Rakyat menunggu kerja profesional kita semua sebagai penyelenggara negara gotong
royong bersama seluruh elemen bangsa mengatasi virus corona. Tetap semangat,
gerakkan semua pikiran dan tenaga untuk Indonesia keluar dari darurat virus corona,"
tutupnya.
Page 98 of 134.

