Page 212 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 212

Demikian juga dengan penerima KPR FLPP, Haru yang sempat berbincang dengan Eva Suryani
              debitur yang menikmati fasilitas KPR FLPP, meminta agar rumah yang saat ini menjadi miliknya
              untuk ditempati sendiri.

              “Seperti kita ketahui bahwa penerima KPR bersubsidi itu adalah rumah pertama dan ditempati.
              Dari yang kami kunjungi tadi, kriteria itu terpenuhi,” tuturnya.

              Menurut Haru, hingga 10 September 2021 untuk BSU pekerja yang disalurkan melalui Bank BTN
              sudah tercapai sekitar 100 persen dan tersalur ke rekening pekerja yang jumlahnya mencapai
              430.196 orang dengan nilai mencapai Rp 430 miliar.

              Sedangkan  untuk  bansos  Kementerian  Sosial  yang  disalurkan  Bank  BTN  selama  tahun  2021
              hingga 22 September 2021 penyalurannya juga telah mencapai 100 persen baik untuk program
              keluarga harapan (PKH) maupun program sembako adapun nilainya masing-masing mencapai
              Rp 682,53 miliar dan Rp 1,16 triliun.

              Sementara untuk penyaluran pembiayaan rumah untuk program KPR FLPP hingga 21 September
              sudah  menembus  93.985  unit  dengan  nilai  mencapai  Rp  10,3  triliun.  Jumlah  tersebut  telah
              menyerap sekitar 89 perswn dari kuota KPR FLPP yang diberikan Kementerian Pekerjaan Umum
              dan Perumahan Rakyat (PUPR) kepada Bank BTN sebanyak 105.562 unit senilai Rp 11,2 triliun.
              “Bank  BTN  berusaha  sebaik  mungkin  untuk  bisa  memenuhi  harapan  dan  target  yang  telah
              ditetapkan oleh pemerintah,” tegas Haru.

              Sebagai  kepanjangan  tangan  pemerintah,  lanjut  Haru,  BTN  akan  berperan  aktif  dalam
              mendukung program pemerintah tersebut. “Secara korporasi peran BTN sebagai lokomotif dalam
              pemulihan  ekonomi  nasional,  khususnya  dalam  pembiayaan  rumah  bagi  MBR  akan  terus
              ditingkatkan, sehingga BTN akan tetap menjadi pemeran utama dalam implementasi program
              pemerintah tersebut,” kata Haru. (Lmg)









































                                                           211
   207   208   209   210   211   212   213   214   215   216   217