Page 36 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 36
Sementara itu, mengutip dari Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 16/2021, BSU ini
diprioritaskan bagi pekerja/buruh yang belum menerima Program Kartu Prakerja, Program
Keluarga Harapan, atau Bantuan Produktif Usaha Mikro.
Untuk tahun ini, BSU diberikan kepada pekerja/buruh sebesar Rp1.000.000. Pembagiannya bisa
diberikan sekaligus Rp1.000.000 atau Rp500.000 selama dua bulan. Rencananya, bantuan
tersebut akan dirampungkan hingga Oktober 2021 mendatang.
Lantas bagaimana cara mengecek terdaftar BSU atau tidak? Sebagai informasi, pengecekan bisa
dilakukan melalui website resmi Kemnaker. Berikut ini langkah-langkahnya.
1. Kunjungi laman https://kemnaker.go.id/
2. Jika belum punya akun, lakukanlah pendaftaran akun terlebih dahulu. Kemudian aktivasi
akun dengan menggunakan kode OTP yang akan dikirimkan ke nomor handphone.
3. Jika sudah memiliki akun, bisa langsung login dan masuk ke akun.
4. Setelah itu, lengkapi profil biodata diri berupa foto profil, tentang Anda, status pernikahan
dan tipe lokasi.
5. Terakhir, cek pemberitahuan.
Setelah itu, ada dua keterangan yang tertera nantinya pada saat mengecek pemberitahuan untuk
calon penerima BSU. Jika keterangan tertulis "Calon Penerima BSU 2021", itu artinya
pekerja/buruh terdaftar sebagai calon penerima BSU.
Namun, jika keterangan tertulis "Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2021", itu artinya pekerja/buruh
tidak terdaftar sebagai calon penerima BSU. Hal ini bisa jadi disebabkan karena tidak memenuhi
persyaratan atau data pekerja/buruh belum masuk dalam tahapan penyerahan data calon
penerima BSU dari BPJS Ketenagakerjaan kepada Kemnaker.
Selanjutnya, akan ada pemberitahuan lagi jika pekerja/buruh sudah ditetapkan sebagai penerima
BSU. Terakhir, jika bantuan sudah tersalurkan, pekerja/buruh pun akan mendapat notifikasinya.
Penyalurannya bisa dilakukan langsung ke rekening pekerja/buruh yang sudah ada atau ke
rekening baru.
Untuk penyaluran ke rekening baru, itu adalah rekening yang dibuatkan oleh Kemnaker di salah
satu Bank Himbara. Sebab, mungkin ada pekerja/buruh yang tidak memiliki rekening Bank
Himbara.
Namun, jika pada akhirnya memang pekerja/buruh disalurkan melalui rekening baru, perlu
mengaktivasi rekening baru tersebut untuk bisa mencairkan BSU. Paling lambat hanya sampai
15 Desember 2021.
Sebagai informasi, BSU memang hanya dapat tersalurkan melalui Bank Himbara atau Bank
Syariah Indonesia. Bank Himbara itu antara lain Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara
Indonesia (BNI), Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Mandiri.
35

