Page 39 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 39
Judul BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta Gagal Dicairkan ke 758 Ribu Pekerja
Nama Media okezone.com
Newstrend Bantuan Subsidi Upah 2021
Halaman/URL https://economy.okezone.com/read/2021/09/30/320/2479399/blt-
subsidi-gaji-rp1-juta-gagal-dicairkan-ke-758-ribu-pekerja
Jurnalis Zikra Mulia Irawati
Tanggal 2021-10-01 05:01:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Kami telah melakukan verified
data untuk menghindari bansos-bansos lain dan dikeluarkan dari data BSU
positive - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Kami juga mendapat informasi,
kami harus melaporkan BSU. Alhamdulillah per hari ini mengalami progress yang signifikan, dari
target 8.783.350 pekerja
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pastikan penerima BLT subsidi gaji atau Bantuan
Subsidi Upah (BSU) Rp1 juta tak terima bansos lain. Hal ini terbukti dengan 758.327 dari
8.508.527 pekerja/buruh gagal mendapatkan BLT subsidi gaji pasca-pemadanan data.
BLT SUBSIDI GAJI RP1 JUTA GAGAL DICAIRKAN KE 758 RIBU PEKERJA
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pastikan penerima BLT subsidi gaji atau Bantuan
Subsidi Upah (BSU) Rp1 juta tak terima bansos lain. Hal ini terbukti dengan 758.327 dari
8.508.527 pekerja/buruh gagal mendapatkan BLT subsidi gaji pasca-pemadanan data.
"Kami telah melakukan verified data untuk menghindari bansos-bansos lain dan dikeluarkan dari
data BSU," kata Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI & Jamsos)
Kemnaker Indah Anggoro Putri.
Masih bersumber dari Indah, sebanyak 6.991.873 pekerja/buruh dilaporkan telah menerima BLT
subsidi gaji dengan alokasi anggaran sebesar Rp6,9 triliun. Penyaluran bantuan ini direncanakan
dapat rampung Oktober ini.
"Kami juga mendapat informasi, kami harus melaporkan BSU. Alhamdulillah per hari ini
mengalami progress yang signifikan, dari target 8.783.350 pekerja," ujar Indah. (fbn).
38

