Page 66 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 66
REPUBLIK KOREA BUKA PELUANG PENEMPATAN 2.139 PEKERJA MIGRAN
INDONESIA LEWAT SKEMA EPS
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah bertemu dengan Duta Besar Korea untuk Indonesia, Park
Tae-Sung, Kamis (30/9/2021). Pertemuan dilakukan dalam rangka membahas penempatan
pekerja migran Indonesia (PMI) ke Korea .
Dalam pertemuan Ida Fauziyah, menyatakan bahwa Indonesia memiliki peluang untuk
menempatkan kembali PMI ke Korea . Hal ini menyusul dikeluarkannya surat dari Minister of
Employment and Labour (MoEL) of Republic of Korea pada September 2021.
Surat tersebut memuat peluang untuk menempatkan PMI melalui skema Employment Permitt
System (EPS) pada industri manufaktur.
Adapun total kuota mencapai 2.139 orang. "Mewakili Pemerintah Indonesia, kami menyampaikan
apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemerintah Korea, atas kerja sama yang
terjalin baik selama ini, khususnya di bidang penempatan dan pelindungan PMI secara G to G
melalui EPS sejak tahun 2008," kata Menaker Ida Fauziyah dalam keterangannya.
Menaker Ida Fauziyah mengatakan, upaya penempatan kembali PMI ke Korea telah dimulai sejak
Juli 2021. Pada 26 Juli 2021 lalu, pihaknya telah mengirimkan surat kepada MoEL untuk dapat
mempertimbangkan pembukaan kembali penempatan PMI.
Permohonan ini mempertimbangkan penurunan jumlah positive rate Covid-19 di Indonesia.
Namun demikian, pada bulan yang sama, angka positive rate naik tajam. Sehingga Pemerintah
Korea memberlakukan kembali kebijakan selektif terhadap kedatangan WNA ke Korea .
"Pada awal bulan September, kami telah menerima surat dari MoEL atas kuota penempatan
sebanyak 2.139 orang pada tahun 2021. Sekali lagi terima kasih kepada Korea yang telah
memberikan kesempatan penempatan ini. Ini menunjukkan ada demand dari Pemerintah Korea
dan Indonesia pun memiliki supply PMI untuk dapat ditempatkan di Korea," kata Ida Fauziyah .
Ida Fauziyah mengungkapkan, Korea Selatan menjadi salah satu negara tujuan penempatan
favorit para PMI.
Data penempatan PMI menunjukkan, jumlah peminat setiap tahun lebih dari 10.000 orang PMI.
Pada tahun 2019, terdapat 9.946 PMI yang lulus. Setahun berikutnya turun menjadi 2.422 orang
PMI dan kembali menurun menjadi 2.290 pada tahun 2021.
Dalam penanganan pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia juga telah melakukan tindakan
preventif berupa prosedur penempatan PMI di era adaptasi kebiasaan baru, di antaranya
melakukan PCR test sebelum keberangkatan, serta melakukan vaksinasi Covid-19.
"Jenis vaksinasi yang digunakan antara lain, sinovac, Astrazaneca, Sinopharm, Moderna dan
Pfizer," katanya.
Ida Fauziah menegaskan, perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia sudah sangat rendah dan
Indonesia menjadi negara terbaik nomor dua di Asia Tenggara dalam hal penanganan Covid-19.
Untuk itu, sudah seharusnya Pemerintah Korea dapat mengizinkan PMI kembali bekerja di Korea.
"Pemerintah Indonesia akan terus berupaya keras untuk terus menurunkan jumlah positive rate
Covid-19 di Indonesia," katanya.
65

