Page 9 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 9
Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan Kementerian Keuangan untuk memperluas cakupan penerima
Program BSU.
"Sisa anggaran BSU sebesar Rpl.791.477.000.000 dan akan menyasar 1.791.477 pekerja.
Anggaran yang ditetapkan dan diberikan Komite PEN untuk Program BSU sebesar Rp8,7 triliun
untuk 8.783.350 pekerja terdampak pandemic," ujar Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan
Jaminan Sosial Kemnaker Indah Anggoro Putri seperti dikutip dari laman resmi Kemnaker,
kemarin (30/9).
Indah menjelaskan, realisasi dan progres program BSU saat ini telah tersalurkan pada 6.991.873
pekerja/buruh dengan alokasi anggaran sebesar Rp6,9 triliun. "Kami juga mendapat informasi
dan kami harus melaporkan BSU. Alhamdulillah per hari ini (kemarin) mengalami progres yang
signifikan dari target 8.783.350 pekerja," ujar Indah.
Indah merinci, data calon penerima BSU yang diterima Kemnaker adalah 8.508.527 orang.
Kemudian setelah dilakukan pengecekan dan diverifikasi, ditemukan
758.327 data pekerja yang telah menerima bantuan sosial (bansos) lain. Data itu dianggap tidak
memenuhi syarat penerima Program BSU. "Kami telah melakukan verified data untuk
menghindari (penerima) bansos-bansos lain dan dikeluarkan dari data prorgam BSU," tegas
Indah.
Program BSU tahun 2021 ini ditargetkan tersalur kepada seluruh penerima yang memenuhi
syarat sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2021 pada akhir Oktober
2021. (jrl)
8

