Page 176 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2020
P. 176
Judul KPK: Kartu Prakerja tak Tepat Sasaran
Nama Media mediaindonesia.com
Newstrend Kartu Pra Kerja
Halaman/URL https://mediaindonesia.com/read/detail/321556-kpk-kartu-prakerja-
tak-tepat-sasaran
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-06-18 17:34:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binalattas
Layanan Korpo
Sentimen negative
Narasumber
neutral - Pahala Nainggolan (Deputi Pencegahan KPK) Seharusnya porsi whitelist ini yang
menjadi prioritas, didatangi bukan menunggu mereka mendaftar daring. Karena data yang
disetor BPJS Ketenagakerjaan misalnya, itu yang berhenti membayar iuran karena di-PHK
Ringkasan
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan pelaksanaan program Prakerja yang
dijalankan pemerintah sebagai semi bantuan sosial (bansos) di masa pandemi ini sebagian besar
tidak tepat sasaran.
Hal itu tercermin dari sedikitnya pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) yang
mendaftar program Prakerja. Data Kementerian Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan, dan
asosiasi yang menyetor whitelist sebanyak 1,7 juta pengangguran akibat PHK, hanya 143 ribu
yang mendaftar Prakerja.
KPK: KARTU PRAKERJA TAK TEPAT SASARAN
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan pelaksanaan program Prakerja yang
dijalankan pemerintah sebagai semi bantuan sosial (bansos) di masa pandemi ini sebagian besar
tidak tepat sasaran.
Hal itu tercermin dari sedikitnya pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) yang
mendaftar program Prakerja. Data Kementerian Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan, dan
asosiasi yang menyetor whitelist sebanyak 1,7 juta pengangguran akibat PHK, hanya 143 ribu
yang mendaftar Prakerja.
"Seharusnya porsi whitelist ini yang menjadi prioritas, didatangi bukan menunggu mereka
mendaftar daring. Karena data yang disetor BPJS Ketenagakerjaan misalnya, itu yang berhenti
membayar iuran karena di-PHK," ucap Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan saat
menyampaikan kajian mengenai program Prakerja di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (18/6).

