Page 93 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 NOVEMBER 2019
P. 93

Selama 15 tahun terakhir, Muyasiroh tak bisa menghubungi keluarganya. Begitu

               pula dengan keluarganya yang selalu dilanda kecemasan dan rindu. Mereka
               khawatir terjadi sesuatu terhadap Muyasiroh.



               Orang tua Muyasiroh, Ruslani dan Masroti, kemudian mengadukan hal tersebut pada
               Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, pada 13 Oktober 2019

               lalu. Kemudian, SBMI Indramayu meneruskan aduan dari keluarga Muyasiroh

               tersebut ke Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negara RI
               secara tertulis pada 15 Oktober 2019.



               Aduan itu langsung direspon dan ditindaklanjuti oleh pihak Kedutaan Besar Republik

               Indonesia (KBRI) Oman. Meski sempat terkendala karena nama Muyasiroh tak
               ditemukan di data, namun KBRI Oman akhirnya berhasil menemukan Muyasiroh

               pada 24 Oktober 2019. Pihak KBRI pun langsung memfasilitasi video call antara

               Muyasiroh dengan keluarganya di Indramayu.


               Setelah penyelesaian berbagai urusan dan pemenuhan hak di majikan kedua

               terselesaikan, Muyasiroh kemudian diterbangkan pulang ke tanah air dengan

               menggunakan pesawat Oman Air WY849 pada Ahad, 24 November 2019. Muyasiroh
               sampai di Terminal III Bandara Soekarno Hatta, Tangerang sekitar pukul 13.20 WIB.



               Setibanya di terminal tiga, dengan diantar pegawai BNP2TKI yang sedang bertugas
               di bandara, Muyasiroh dipertemukan dengan keluarga yang sejak dari pagi

               menunggunya.



               ''Terlihat jelas ekspresi kebahagiaan Muyasiroh dan keluarganya saat pertama
               bertemu. Mereka berpelukan dan meneteskan air mata bahagia setelah 15 tahun

               terpisah,'' kata Ketua SBMI Indramayu, Juwarih, Senin (25/11). Saat itu dia ikut

               mendampingi pihak keluarga menjemput Muyasiroh di Bandara Soekarno Hatta.


               Juwarih mengatakan, selama 15 tahun bekerja, Muyasiroh hanya menerima gaji dari





                                                       Page 92 of 110.
   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97   98