Page 204 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2019
P. 204
Hal senada juga diungkapkan oleh Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto
Ginting.
"Itu kan bahan-bahan berbahaya. Dibilang home industri tapi keselamatan kerja gak
jelas, padahal mereka bersentuhan dengan gas, berbentu liquid. Bahaya itu,
pantang hidup api, katanya.
5. Pabrik tak punya izin Pabrik mancis yang terbakar tersebut beroperasi tanpa izin
alias ilegal .
"Belum ada izin dari perangkat daerah, belum ada laporan dari perangkat daerah.
Pengusaha akan dipanggil terkait hal ini," kata Pengawas Disnaker Sumut UPT I
Medan-Binjai-Langkat Mahipal Nainggolan di lokasi pada Jumat (21/6/2019).
Kapolsek Binjai AKP B Naibaho yang ditemui di lokasi juga mengatakan, bahwa
pabrik tersebut merupakan tempat perakitan kepala mancis yang ilegal .
"Jadi mancis yang datang dari Medan itu sudah berisi gas. Nah di sini, hanya
merakit kepala batu mancis lalu dipacking," ujarnya.
6. Pemilik ditetapkan jadi tersangka Atas dugaan pabrik ilegal dan lali dalam
keselamatan kerja, pemilik pabrik mancis tersebut ditetapkan sebagai tersangka.
Hal ini disampaikan oleh Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto. Pemilik pabrik,
Burhan, sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Tak hanya Burhan, pemilik rumah
sewa pabrik tersebut juga diamankan.
"Burhan sudah diamankan, yang punya rumah juga diamankan di Polres Binjai.
Belum dapat infonya sudah berapa lama operasinya," kata Kasubbag Humas Polres
Binjai, Iptu Siswanto Ginting. Lebih lanjur, Iptu Siswanto mengatakan, rumah
tersebut disewa oleh Burhan (37) sebagai pabrik mancis. Burhan merupakan warga
Jalan Bintang Terang No 20, Dusun XV Desa Mulyo Rejo Kecamatan Sunggal,
Kabupaten Deliserdang.
Sementara pemilik rumah bernama Sri Maya (47) merupakan warga Dusun IV Desa
Sambirejo Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat.
(Tribunnews.com/Miftah).
Page 203 of 352.

