Page 239 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2019
P. 239

Kabid Dokkes Polda Sumut Kombes Pol dr Sahat Harianja, mengucapkan rasa
               berbelasungkawa yang mendalam.

               "Izinkan saya selaku ketua Tim DVI mengucapkan berbelasungkawa yang teramat
               dalam," kata Harianja, Jumat (21/6/2019) tengah malam.

               Harianja menjelaskan untuk bisa mengidentifikasi para korban, dibutuhkan 5
               tahapan.

               1. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Olah tempat kejadian perkara adalah suatu
               tindakan secara prosedur dan sistematis sebagai upaya untuk mencari dan
               mengidentifikasi secara detail baik benda padat, cair, barang, surat, jejak, orang
               yang berada di tempat kejadian perkara.

               "Dalam peristiwa ini, kita telah turun melihat TKP," ucap Harianja.

               2. Post Mortem Untuk para korban kebakaran dimasukkan ke kantong jenazah dari
               TKP, maka langkah selanjutnya dibawa ke postmortem.

               Di bagian postmortem, jenazah ditimbang beratnya kemudian apabila perlu untuk
               discan, maka dimasukkan ke dalam mesin CT scan. Setelah itu akan dilakukan
               proses autopsi.

               "Proses identifikasi meliputi identifikasi sidik jari, gigi dan DNA. Identifikasi medis
               bahkan identifikasi properti. Pemeriksaan di ruang jenazah, juga melibatkan dokter
               ahli dan dokter ahli DNA," kata Harianja.

               3. Ante Mortem Antemortem, ada beberapa tahapan. Pertama, bagian registrasi.

               Di bagian ini, keluarga korban didata. Mulai dari nama, jenis kelamin, umur, serta
               perlengkapan yang dibawa untuk mendukung data-data dari korban. Selanjutnya,
               dilakukan wawancara. Pada bagian tersebut, keluarga korban ditanya terkait dengan
               identitas korban.

               Hal itu untuk mendalami proses identifikasi. Ada formulir, data-data fisik dan ciri-ciri
               properti. Selanjutnya ke bagian pengambilan DNA.

               "Ante mortem disini data korban selama hidup. Kita telah terima 28 korban yang
               melaporkan. Ini akan kami kroscek diruang jenazah," ujar Harianja.

               4. Rekonsiliasi Setelah proses ante mortem selesai, maka akan dilakukan proses
               rekonsiliasi.

               Yang dimaksud rekonsiliasi adalah untuk pengumpulan data postmortem dan
               antemortem. Semua data dikumpulkan sehingga diharapkan proses identifikasi bisa
               berjalan dengan lancar.




                                                      Page 238 of 352.
   234   235   236   237   238   239   240   241   242   243   244