Page 320 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2019
P. 320
melibatkan unsur tripartit dari masing-masing negara yang terdiri dari unsur
pemerintah, asosiasi pengusaha, dan serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB).
Pertemuan ILC ke-108 mengusung tema utama yaitu Centenary Session on Work
for a Brighter Future telah dibuka secara resmi pada tanggal 10 Juni 2019. Sidang
ILC ini didahului dengan pertemuan masing-masing unsur tripartit kemudian
dilanjutkan dengan dialog bersama untuk mencari terobosan dan solusi dalam
menangani berbagai isu dan tantangan ketenagakerjaan yang tengah terjadi.
Pada Sidang ILC tahun ini, delegasi Indonesia dipimpin Menteri Ketenagakerjaan M.
Hanif Dhakiri. Pada tahun ini delegasi dari unsur pemerintah hadir dan terlibat aktif
dengan melakukan penyampaian pendapat Pemerintah Indonesia dalam 4 komite
pembahasan yaitu Standard Setting Committee on Violence and Harassment in the
World of Work, Committee of the Whole, Committee on the Application of Standars,
dan Thematic Forums.
Komite pertama adalah Standard Setting Committee yang membahas tentang
standar ketenagakerjaan internasional baru tentang ending violence and
harassment in the world of work.
Standar ini memiliki tujuan untuk memastikan tidak adanya diskriminasi antara laki-
laki dan perempuan di dunia kerja dan menjamin perlindungan hak perempuan
dalam ketenagakerjaan dari kekerasan dan pelecehan seksual.
"Diharapkan dapat diadopsi menjadi suatu standar ketenagakerjaan baru baik
berupa rekomendasi dan/atau konvensi mengenai penghentian kekerasan dan
pelecehan di tempat kerja," kata Hanif.
Kedua, Committee of the Whole yang membahas draft ILO Centenary Declaration
yang memberikan arahan bagi ILO dalam menyusun pekerjaan masa depan (future
of work).
Ketiga, yaitu Committee on the Application of Standards yang membahas laporan
penerapan konvensi tahun 2018 termasuk laporan Committee of Expert on the
Application of Conventions and Recommendations (CEACR) tahun 2018, dan
General survey atas unratified convention tahun 2018. Selain itu, pembahasan
individual case (kasus ketenagakerjaan yang menjadi fokus ILO) dari beberapa
negara.
"Pada tahun ini Indonesia tidak termasuk dalam negara yang dibahas dalam
individual case. Hal ini merupakan suatu capaian akibat dialog sosial yang baik
antara pemerintah, SP/SB, dan organisasi pengusaha," kata Hanif.
Keempat, Forum Tematik yaitu membahas isu-isu pekerjaan di masa depan antara
lain bersama-sama untuk masa depan yang lebih cerah bagi pekerja anak,
kebebasan berserikat dan pengakuan yang efektif atas hak untuk berunding
bersama-sama, suatu landasan kerja layak, pekerjaan dan keterampilan untuk masa
depan yang lebih cerah,
Page 319 of 352.

