Page 323 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2019
P. 323
Komite pertama adalah Standard Setting Committee yang membahas tentang
standar ketenagakerjaan internasional baru tentang ending violence and harassment
in the world of work.
Standar ini bertujuan untuk memastikan tidak adanya diskriminasi antara laki-laki
dan perempuan di dunia kerja. Juga menjamin perlindungan hak perempuan dalam
ketenagakerjaan dari kekerasan dan pelecehan seksual.
"Diharapkan dapat diadopsi menjadi suatu standar ketenagakerjaan baru, baik
berupa rekomendasi dan atau konvensi mengenai penghentian kekerasan dan
pelecehan di tempat kerja," kata Hanif.
Kedua, Committee of the Whole yang membahas draft ILO Centenary Declaration
yang memberikan arahan bagi ILO dalam menyusun pekerjaan masa depan (future
of work).
Ketiga, yaitu Committee on the Application of Standards yang membahas laporan
penerapan konvensi tahun 2018 termasuk laporan Committee of Expert on the
Application of Conventions and Recommendations (CEACR) Tahun 2018, dan
General survey atas unratified convention Tahun 2018.
Selain itu, pembahasan individual case (kasus ketenagakerjaan yang menjadi fokus
ILO) dari beberapa negara.
"Pada tahun ini, Indonesia tidak termasuk dalam negara yang dibahas dalam
individual case. Hal ini merupakan suatu capaian akibat dialog sosial yang baik
antara pemerintah, SP/SB (serikat pekerja atau serikat buruh) dan organisasi
pengusaha," kata Hanif.
Keempat, Forum Tematik yaitu membahas isu-isu pekerjaan, seperti masa depan
yang lebih cerah bagi pekerja anak, kebebasan berserikat dan pengakuan yang
efektif atas hak untuk berunding bersama.
Adanya suatu landasan kerja layak, pekerjaan dan keterampilan untuk masa depan
yang lebih cerah, menjamin transisi yang berkelanjutan sepanjang hidup. Juga jalur
teknologi untuk pekerjaan yang layak, multilaterisme untuk masa depan pekerjaan
yang adil, dan bisnis untuk kerja layak.
Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Ketenagakerjaan Indah Anggoro
Putri mengatakan bahwa Menaker Hanif menyampaikan pidato resminya pada 18
Juni 2019, dihadapan semua pimpinan delegasi negara-negara anggota ILO.
Selain itu, Menaker Hanif juga diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan
beberapa negara untuk membahas berbagai hal dan upaya peningkatan kerja sama
di bidang ketenagakerjaan.
"Delegasi Indonesia berkomitmen melaksanakan tugas secara optimal dengan
Page 322 of 352.

