Page 178 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 APRIL 2020
P. 178
Title PROGRAM KARTU PRAKERJA DIKRITIK MIRIP KONTEN YOUTUBE, INI TANGGAPAN DPR
Media Name tribunnews.com
Pub. Date 20 April 2020
https://www.tribunnews.com/nasional/2020/04/20/program-kartu-prakerja- dikritik-
Page/URL
mirip-konten-youtube-ini-tanggapan-dpr
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha , JAKARTA - Program
Kartu Prakerja yang disiapkan pemerintah mendapat kritik karena materinya
dianggap mirip konten yang dapat diakses melalui YouTube. Terkait hal itu, Wakil
Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena mengatakan siap mengawasi pelaksanaan
program tersebut. Tak hanya itu, pihaknya juga siap memberi kritik dan saran.
"Komisi IX DPR RI tentunya akan mengawasi pelaksanaan program Kartu Prakerja
dan memberi kritik saran secara obyektif, agar program ini benar-benar bisa
menyentuh dan menjawab kebutuhan pekerja dalam masa pandemi Covid-19," ujar
Melki, ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin (20/4/2020).
Melki mengatakan Kartu Prakerja akan dievaluasi secara obyektif setelah peserta
gelombang pertama hingga ketiga melewati masa pelatihan. Dari situ, dia menyebut
akan ada penilaian seberapa efektif program ini berdampak bagi peserta. Politikus
Golkar tersebut juga mengungkap pemerintah sebenarnya menyiapkan program ini
dalam format awal sebelum situasi pandemi Covid-19 melanda.
"Oleh karenanya, perubahan konsep Prakerja dan metode pelaksanaan terjadi
karena dampak pandemi Covid-19 sebagai bagian dari jaring pengaman sosial
dengan persiapan dalam waktu singkat. Tapi peminat gelombang pertama hampir 6
juta," kata dia.
Dia meyakini program ini akan membantu kelompok pekerja, baik yang dirumahkan
(Pemutusan Hubungan Kerja) dan juga kelompok UMKM. Meski begitu, Melki
menegaskan program Kartu Prakerja bukan satu-satunya program sosial dalam
masa sulit ini. Sehingga masyarakat diminta tak hanya berfokus pada satu program
saja. Dia memaparkan ada sejumlah bantuan lain seperti terkait sembako, listrik
gratis atau diskon 50 persen hingga banyak program sosial lainnya dari pemerintah
pusat, provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.
"Belum lagi solidaritas dan gotong royong berbagai komponen bangsa untuk
membantu kalangan miskin yang terdampak. Seperti halnya DPR RI dan DPRD se
Indonesia juga membuat satgaslawancovid19 dengan menggunakan uang pribadi
serta dukungan swasta untuk membantu pemerintah dan masyarakat secara konkrit
dalam aspek kesehatan, sosial dan ekonomi," tandasnya..
Page 177 of 248.

