Page 215 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 APRIL 2020
P. 215
Title BALEG: RUU OMNIBUS LAW CIPTA KERJA BAKAL BAHAS KELAS PEKERJA INFORMAL
Media Name jawapos.com
Pub. Date 20 April 2020
https://www.jawapos.com/nasional/politik/20/04/2020/baleg-ruu-omnibus- law-cipta-
Page/URL
kerja-bakal-bahas-kelas-pekerja-informal/
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Firman Soebagyo mengatakan, dalam RUU
Omnibus Law yang bakal dibahas di DPR juga membahas nasib para pekerja di
sektor informal dan juga pengangguran.
"Dalam RUU itu kita bahas salah satu persoalan besar yang harus diperjuangkan,
yaitu para pekerja informal yang masih begitu besar jumlahnya. Apalagi, sesudah
pandemi Covid-19 ini akan semakin banyak lahir pengangguran baru," kata Firman
dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Senin (20/4).
Menurut Politikus Golkar itu, jumlah pekerja informal dan yang menganggur ada
sekitar 70 persen dari total tenaga kerja di Indonesia. Sementara, yang formal atau
sudah bekerja hanya 30 persen.
Sementara, kata Firman, serikat buruh (SB) yang ada sekarang anggotanya tidak
lebih dari lima juta orang. Mereka sudah puluhan tahun memiliki kepastian hidup
serta jaminan kerja.
"Oleh karena itu sudah saatnya negara hadir untuk memikirkan dan menyiapkan
lapangan kerja bagi yang belum bekerja," paparnya.
Karena itu, lanjut Firman, negara juga punya kewajiban untuk menyiapkan lapangan
kerja bagi para mahasiswa yang sudah dan akan lulus. Selain itu, kata dia, untuk
mahasiswa yang akan lulus juga harus mendapatkan kesempatan kerja yang sama.
termasuk salah satu program pemerintah, yakni kartu prapekerja.
"Semua harus dipersiapkan secara dini sehingga pada saatnya ekonomi membaik
mereka siap utuk bekerja kembali," katanya.
Firman juga menjelaskan Omnibus Law RUU Cipta Kerja yang sudah di DPR ini
justru akan menjadi platform atau dasar hukum pemerintah melaksanakan rencana
kerjanya ke depan. Karenanya, persiapan itu harus dilakukan dari sekarang. Sebab,
kalau menyiapkannya setelah pandemi, maka akan ketinggalan dengan negara lain
dan ada 251 negara lebih yang sama-sama kena imbas pandemi Covid-19.
Page 214 of 248.

