Page 219 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 APRIL 2020
P. 219
Title MINTA KARTU PRAKERJA JOKOWI DIBATALKAN, PBNU: ITU JADI MADHARAT DAN SUBHAT
Media Name wartaekonomi.co.id
Pub. Date 20 April 2020
https://www.wartaekonomi.co.id/read282021/minta-kartu-prakerja-jokowi- dibatalkan-
Page/URL
pbnu-itu-jadi-madharat-dan-subhat
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta pemerintah menghentikan dan
mengkaji ulang program pelatihan kerja secara daring atau online yang menjadi
bagian dari Program Kartu Prakerja Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ketua PBNU, Aizzudin Abdurrahman, mengatakan bahwa skema penyaluran bantuan
dalam bentuk pelatihan kerja berbasis daring salah kaprah di masa pandemi virus
corona. Karena itu, tokoh yang akrab disapa Gus Aiz ini meminta program ini harus
segera dihentikan untuk dikaji ulang.
"Program kartu prakerja ini menjadi madharat (kerugian) dan subhat (samar) di
tangan orang-orang yang tidak tepat. Mumpung belum terlalu jauh, harus
dihentikan untuk ditata ulang lagi. Ini sangat mungkin disalahgunakan oleh pihak-
pihak tertentu yang memiliki kepentingan yang dapat merugikan masyarakat dan
negara. Apalagi, dikelola secara arogan dan keminter (sok pintar)," kata Gus Aiz,
Senin (20/4/2020).
Secara teknis, Gus Aiz melanjutkan, apa yang dirancang dan digarap oleh Tim Kartu
Prakerja tidak beda dengan startup, unicorn, decacorn, dan sejenisnya. Mengolah
profil pengguna, memanfaatkan algortihm, dan membuat role agent antara penjual
dan pembeli atau penyedia barang dan penyewa.
"Ini juga bisa menjadi contoh buruknya pendataan kependudukan di negara ini,"
tuturnya.
Menurut dia, program yang membutuhkan anggaran sebesar Rp20 triliun, sebanyak
Rp5,6 triliun di antaranya untuk pelatihan daring ini penuh konflik kepentingan
(conflict of interest).
"Ini menelan biaya rakyat puluhan trilliun dan hanya berputar di segelintir orang,
sedangkan masyarakat Indonesia hanya dijadikan user. Penerima Program Prakerja
dijadikan objek," urainya.
Dia mengatakan, jika program ini diteruskan dan makin tidak terkendali, ke depan
dapat dipastikan masyarakat Indonesia bekerja secara mekanik yang dikontrol oleh
mereka.
Page 218 of 248.

