Page 221 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 APRIL 2020
P. 221
Title PEMERINTAH DAN DPR DITUDING TIDAK BEREMPATI, BEGINI RESPONS FIRMAN
SOEBAGYO
Media Name jpnn.com
Pub. Date 20 April 2020
Page/URL https://www.jpnn.com/news/pemerintah-dan-dpr-dituding-tidak-berempati- begini-
respons-firman-soebgyo
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Firman Soebagyo mengajak berpikir
menggunakan pikiran secara jernih dalam menyikapi pembahasan Omnibus Law
RUU Cipta Kerja yang digagas pemerintah.
Firman memastikan dalam RUU itu pemerintah dan DPR mengedepankan dan
memikirkan nasib pekerja informal dan yang menganggur.
"Ada persoalan besar yang harus diperjuangkan yaitu pekerja informal yang masih
begitu besar jumlahnya. Apalagi, sesudah pandemi Covid-19 ini akan makin banyak
pengangguran baru," kata Firman dalam keterangannya, Senin (20/4).
Ia menjelaskan jumlah pekerja informal dan yang menganggur ada sekitar 70
persen dari tenaga kerja.
Sementara, yang formal atau sudah bekerja hanya 30 persen. Menurutnya, serikat
buruh (SB) yang ada sekarang anggotanya tidak lebih dari lima juta orang. Mereka
sudah puluhan tahun memiliki kepastian hidup serta jaminan kerja.
"Oleh karena itu sudah saatnya negara hadir untuk memikirkan dan menyiapkan
lapangan kerja bagi yang belum bekerja," ungkap politikus Partai Golkar itu.
Menurut dia, negara punya kewajiban untuk menyiapkan lapangan kerja bagi para
mahasiswa.
Selain itu, kata dia, untuk mahasiswa yang akan lulus juga harus mendapatkan
kesempatan kerja yang sama.
Patut disyukuri, kata Firman, di tengah kesulitan akibat pandemi Covid-19,
pemerintah masih menyediakan Kartu Prakerja. Baik itu untuk yang sudah tidak
kerja akibat pemutusan hubungan kerja (PHK), yang dirumahkan, maupun angkatan
kerja baru.
Page 220 of 248.

