Page 229 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 APRIL 2020
P. 229
Title 12.196 TENAGA KERJA SULSEL TERDAMPAK COVID-19
Media Name republika.co.id
Pub. Date 20 April 2020
Page/URL https://republika.co.id/berita/q93ehn327/12196-tenaga-kerja-sulsel-ter dampak-covid19
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Selatan Andi Darmawan
Bintang, menyebutkan bahwa sampai 20 April 2020, tercatat sudah ada sebanyak
12.196 tenaga kerja yang dirumahkan akibat merebaknya pandemi Covid-19.
Andi Darmawan Bintang melalui konferensi pers virtual yang digelar di Makassar,
Senin (20/4) mengatakan para pekerja yang dirumahkan untuk sementara waktu
ataupun terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) berasal dari 970 perusahaan.
"Dari 12.197 tenaga kerja itu, 397 di antaranya mengalami PHK. Ini data sampai
pukul 09.00 Wita pagi," ujar Andi Darmawan Bintang.
Berdasarkan data tersebut, ujar dia, daerah tertinggi yang mengalami dampak
Covid-19 pada urutan pertama ditempati Makassar sebanyak 7.893 orang, disusul
kemudian Tana Torajayaitu sebanyak 1.616 orang, serta Sinjai sebanyak 839 orang
tenaga kerja.
Sementara berdasarkan daerah dengan jumlah PHK terbanyak juga ditempati
Makassar (224 orang), Kabupaten Gowa (65 orang) dan Palopo(64 orang), serta
sisanya terbagi di beberapa daerah lain. Ia menjelaskan, pihaknya tentu melaporkan
kondisi yang terjadi kepada pemerintah pusat khususnya Kementerian
Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk mengikuti program Kartu Prakerja.
Program ini sendiri disiapkan khusus bagi tenaga kerja yang dirumahkan ataupun di
PHK akibat dari Covid-19.
"Untuk Sulsel sendiri memiliki kuota program sebanyak 158 ribuan orang. Program
ini sebenarnya Kartu Prakerja yang awalnya diperuntukkan bagi teman pencari
kerja, namun berubah setelah adanya Covid-19, maka dikhususkan bagi pekerja
yang dirumahkan," ujarnya.
Page 228 of 248.

