Page 95 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2019
P. 95

Title          15 KABUPATEN/KOTA DI JABAR TELAH AJUKAN USULAN UMK 2020
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      18 November 2019
                              https://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/19/11/18/q15ynh348- 15-
               Page/URL
                              kabupatenkota-di-jabar-telah-ajukan-usulan-umk-2020
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat (Jabar) masih
               memproses usulan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2020. Menurut Kepala
               Disnakertrans Jabar Ade Afriandi sampai dengan 18 November 2019 sudah ada 15
               Kab/Kota yang mengirimkan rekomendasi UMK 2020 dari Bupati/Wali Kota kepada
               Gubernur Jabar.

               "Rekomendasi tersebut tembusannya ke Disnakertrans Jabar," ujar Ade kepada
               Republika.co.id, Senin (18/11).

               Saat ini, kata dia, penetapan UMK masih proses administrasi untuk dibahas oleh
               Dewan Pengupahan Provinsi (DePeProv) Jabar.

               "Sesuai kesepakatan dengan Anggota DePeProv untuk rapat pembahasa
               Rekomendasi UMK akan dilaksanakan tanggal 19 November 2019," katanya.

               Sesuai Permenaker 15/2017 tentang penetapan UMK, kata Ade, maka kueputusan
               diambil pada 21 November. Ia mengatakan, rapat DePeProv fungsinya membahas
               rekomendasi UMK dari Kab/Kota, untuk dibuat usulan kepada Gubernur Jabar
               tentang penetapan UMK.

               Menanggapi kekhawatiran buruh terkait adanya aturan gubernur tak wajib
               menetapkan UMK, Ade mengatakan, wacana soal gubernur tak wajib menetapkan
               UMK bukan karena SE Menaker RI tanggal 16 Oktober 2019. Namun, sebenarnya
               diawali adanya perbedaan antara UU 13/2003 (pasal 89) dengan PP 78/2015 (pasal
               46) dan Permenaker 15/2018 (pasal 10-11). Sehingga terbangun pendapat
               Gubernur wajib menetapkan UMP tapi tak wajib menetapkan UMK.

               "Permasalahannya bukan wajib tidak wajib, tetapi kita harus menyadari dengan
               "Making Indonesia 4.0"," katanya.

               Akibat dorongan Industri 4.0, kata dia, maka diperlukan pemikiran konsep/model
               baru untuk menghadirkan sistem pengupahan yang menjamin buruh/pekerja
               sejahtera dan industri berkesinambungan.

               Oleh sebab itu, kata dia, diperlukan stakeholder ketenagakerjaan duduk bersama-
               sama merumuskan konsep/model pengupahan sebagai bahan kebijakan gubernur
               untuk bidang ketenagakerjaan di masa depan.




                                                       Page 94 of 101.
   90   91   92   93   94   95   96   97   98   99   100