Page 312 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 Mei 2019
P. 312
Title JOKOWI UCAPKAN SELAMAT HARI BURUH LEWAT ANIMASI DI INSTAGRAM
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 01 Mei 2019
https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190501120635-192-391097/jokow i-
Page/URL
ucapkan-selamat-hari-buruh-lewat-animasi-di-instagram
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Presiden Joko Widodo mengucapkan selamat hari Buruh Internasional
2019 lewat animasi kartun di akun Instagram miliknya.
"Saya, juga seluruh rakyat, ikut bergembira bersama para pekerja dan buruh," tulis
Presiden, seperti dalam akun Instagramnya, Rabu (1/5).
"Dengan kerja keras, terampil dan produktif, kita harus memastikan bahwa hidup
kita hari ini lebih baik dari hari kemarin. Dan, hari esok lebih baik dari hari ini,"
jelasnya.
Animasi ini menggambarkan Jokowi tengah berjalan dengan baju khas kemeja putih
dan celana hitam. Sembari berjalan ia membawa banyak tas yang berisi perkakas
bangunan. Salah satu tas berisi tulisan kerja, kerja, kerja.
Tanggal 1 Mei kerap diperingati sebagai Hari Buruh Internasional, atau yang biasa
disebut May Day. Pada hari ini, kaum buruh di sejumlah negara berkumpul, dan
biasanya meluncurkan aksi unjuk rasa menuntut penegakkan hak-hak buruh.
Namun, May Day pada mulanya tidak identik dengan perjuangan kaum buruh.
Menurut Encyclopedia Britannica, tanggal 1 Mei pada abad pertengahan dan modern
Eropa merupakan hari libur untuk merayakan dimulainya musim semi. Sementara di
belahan dunia lain May Day dirayakan sebagai berakhirnya musim semi dan
dimulainya musim panas.
May Day identik dengan perjuangan kaum buruh ketika pada 1 Mei 1886 para
aktivis di Amerika Serikat berkumpul untuk berunjuk rasa di Haymarket Square,
Chichago. Mengutip Time, unjuk rasa saat itu terjadi selama empat hari dan diikuti
oleh tak kurang dari 3.000 demonstran.
Pada hari keempat, yakni 4 Mei, unjuk rasa yang tadinya berlangsung damai
berangsur menjadi ricuh. Ketika barisan polisi datang dan hendak membubarkan
massa, bom tiba-tiba meledak, menewaskan 67 petugas polisi, tujuh di antaranya
kemudian tewas.
Untuk menghormati para demonstran yang kala itu menuntut lama kerja delapan
jam per hari, Konferensi Sosialis Internasional pada 1889 menetapkan 1 Mei sebagai
Hari Buruh Internasional.
(eks/eks).
Page 311 of 656.

