Page 529 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 Mei 2019
P. 529

upskilling, dan reskilling bagi SDM Indonesia," ujarnya.

               Skilling berarti mendorong dan memfasilitasi para angkatan kerja, khususnya
               angkatan kerja muda untuk berpartisipasi dalam program pelatihan vokasi di Balai
               Latihan Kerja (BLK). Upaya tersebut didukung dengan programreskilling dan
               upskilling agar pekerja yang terdampak job-shifting mendapat keterampilan sesuai
               dengan tuntutan perkembangan teknolongi pada era future of work.

               Pemerintah Indonesia juga membangun BLK Komunitas Keagamaan. Tujuannya
               adalah untuk memberi bekal kompetensi selain ilmu agama yang mereka pelajari
               dan juga akan berdampak pada masyarakat sekitar. Kedua, dalam menghadapi
               adanya new form of work di era digital ini, termasuk telework, yang diyakini akan
               memberi dampak pada beberapa elemen dalam hubungan industrial, pemerintah
               sudah siapkan solusi.

               Memperluas Pasar "Pemerintah Indonesia sudah, sedang dan terus memperkuat
               dialog sosial dengan Tripartit Nasional dan mitra sosial. Selan itu, pemerintah akan
               meastikan bahwa seluruh pekerja telah terlindungi melalui jaminan sosial dan
               jaminan kesehatan, termasuk bagi pekerja migran Indonesia di seluruh negara
               penempatan," kata Hanif.

               Strategi ketiga, lanjut Hanif yaitu memperluas pasar kerja yang fleksibel namun
               mampu menyerap SDM Indonesia untuk bekerja secara produktif dan berkontribusi
               pada pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Keempat,
               meminimalisasi kesenjangan antara partisipasi kerja perempuan dan laki-laki dalam
               iklim ketenagakerjaan Indonesia.

               "Kami juga melakukan promosi nasional tentang implementasi equal employment
               opportunity (EEO) baik di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota guna memastikan
               tidak ada diskriminasi gender di tempat kerja," kata Hanif.

               Kelima, menyadari di era ekonomi digital ini diperlukan kreatifitas dan inovasi
               produktif dari kaum muda. Pemerintah Indonesia menyediakan berbagai fasilitas,
               sarana dan kemudahan bagi kaum muda untuk berkreasi yang disesuaikan dengan
               minat, bakat, dan kepentingan bangsa.

               "Berbagai skema beasiswa sekolah, baik di dalam dan di luar negeri, kami sediakan
               dan permudah. Para anak muda juga diajak untuk mengembangkan industri kreatif
               dan industri dengan inovasi teknologi seperti animasi dan motor listrik melalui
               pelatihan di Balai Latihan Kerja," kata hanif.

               Strategi keenam, kata Hanif guna mendukung iklim ketenagakerjaan yang kondusif
               bagi investasi asing di wilayah Indonesia, pemerintah memperkuat penerapan
               occupational safety and health (OSH) di semua sektor industri. Hal ini, lanjutnya,
               guna memastikan terwujudnya kepatuhan hukum ketenagakerjaan yang
               diselaraskan dengan prinsip-prinsip decent work dan standar ketenagakerjaan baik
               domestik maupun standard internasional.



                                                      Page 528 of 656.
   524   525   526   527   528   529   530   531   532   533   534