Page 575 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 Mei 2019
P. 575
telur rebus, tempe, sop ayam, hingga buah salak.
Setelah makan siang, Jokowi mengaku menyukai menu makanan yang diberikan
kepadanya. Menurut Jokowi, menu tersebut sudah bergizi.
"Makan siang tadi ada telor, tempe, sayur. Secara gizi dan nutrisi untuk saya sudah
sangat bagus. Makannya juga enak," paparnya.
Di sela makan, mantan Wali Kota Solo ini sempat ngobrol santai dengan beberapa
buruh.
Dia bertanya sudah berapa lama bekerja di PT KMK, hingga bagaimana atmosfer
pekerjaan di sana.
"Saya tadi banyak bertanya ke para buruh, sudah berapa tahun kerja di sini. Mereka
jawab ada yang 20-15 tahun. Menurut saya memang atmosfer di lingkungan PT
KMK baik, ada kliniknya juga," beber Jokowi.
Sebelumnya pada Jumat (26/4/2019) lalu, Jokowi bertemu para presiden buruh di
Istana Bogor, Jawa Barat.
Pertemuan Jokowi dan para presiden buruh ini dilakukan menjelang perayaan Hari
Buruh Internasional pada 1 Mei 2019.
Sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) meminta pemerintah
mengangkat pegawai honorer menjadi pegawai tetap.
Hal tersebut dinyatakan Ketua Harian KSPI Rusdi di sebuah hotel, Jalan Proklamasi,
Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019).
Menurut Rusdi, sistem honorer merupakan perbudakan gaya baru, khususnya yang
dilakukan pemerintah.
Rusdi memberikan contoh pegawai honorer yang bekerja di Pemda Banyuwangi
selama 24 tahun bernama Itong.
"Itong itu sudah bekerja 24 tahun di Banyuwangi dengan gaji Rp 300 ribu, status
masih honorer. Coba bayangin, honorer sampe 24 tahun enggak diangkat-angkat,"
ungkap Rusdi.
Rusdi mengisahkan, sebelumnya pemerintah dan DPR ingin menandatangani
perjanjian pengangkatan pegawai honorer menjadi pegawai tetap, namun hingga
sekarang belum terealisasi.
Oleh sebab itu, KSPI kembali menggaungkan isu pengangkatan pegawai honorer,
outsourching, dan magang, menjadi pegawai tetap.
Page 574 of 656.

