Page 607 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 Mei 2019
P. 607

Title         JELANG MAY DAY, PRESIDEN DAN MENAKER MAKAN SIANG BARENG BURUH PABRIK
                              SEPATU
                Media Name    radarbangsa.com
                Pub. Date     30 April 2019
                Page/URL      http://www.radarbangsa.com/news/18033/jelang-may-day-presiden-dan-mena ker-
                              makan-siang-bareng-buruh-pabrik-sepatu
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Positive






















               Sehari menjelang peringatan Hari Buruh internasional atau May Day 2019, Presiden
               Joko Widodo bersama Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri makan siang
               bersama ribuan pekerja/buruh PT KMK Global Sports di Tangerang, Banten, Selasa
               30 April 2019.

               Kunjungan Presiden Jokowi disambut antusias para buruh yang sedang bekerja.
               Sebagian buruh bahkan meninggalkan pekerjaan mereka untuk bisa bersalaman dan
               berfoto bersama Jokowi.

               Duduk sejajar di kursi panjang dengan buruh di ruang makan buruh KMK Sports,
               Jokowi menyantap makanan yang sama dengan buruh. Menunya yakni nasi putih,
               sop daging, tempe, telur dan buah salak.

               Seusai mendampingi Presiden Jokowi makan siang bersama, Menaker Hanif Dhakiri
               kembali menyoroti masalah kaku/rigidnya ekosistem ketenagakerjaan sebagai salah
               satu problem utama dunia ketenagakerjaan.

               "Ekosistem kita seperti kanebo kering, kakunya minta ampun. Padahal saat ini
               zaman serba digital dan dunia menjadi sangat fleksibel. Cari pekerja skilled tidak
               mudah, proses PHK berbelit-belit, hubungan kerja masih seperti power relations dan
               jam kerja juga kaku, " lanjut Hanif Dhakiri.

               Menurut Hanif Dhakiri, jam kerja yang kaku menyebabkan partisipasi perempuan di
               angkatan kerja tidak terlalu tinggi karena harus memilih antara di luar rumah atau di
               dalam rumah.

               "Jam kerja sangat kaku 8 jam sehari atau 40 jam seminggu. Ini kaku banget.
               Mungkin fleksibilitas jam kerja dapat membantu meningkatkan partisipasi




                                                      Page 606 of 656.
   602   603   604   605   606   607   608   609   610   611   612