Page 625 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 Mei 2019
P. 625
Media Name merdeka.com
Pub. Date 30 April 2019
Page/URL https://www.merdeka.com/peristiwa/jelang-may-day-presiden-dan-menaker- makan-
siang-bareng-buruh-pabrik-sepatu.html
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Sehari menjelang peringatan Hari Buruh internasional atau May Day 2019, Presiden
Joko Widodo bersama Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri melakukan makan
siang bersama ribuan pekerja/buruh PT KMK Global Sports di Tangerang, Banten,
Selasa (30/4).
Mengenakan pakaian lengan panjang kemeja putih, Presiden tiba pukul 11.30 WIB,
di pabrikan alas kaki yang mampu menghasilkan 1,5 juta pasang sepatu setiap
bulan tersebut. Presiden langsung meninjau ruang produksi perusahaan yang
memiliki 30 lini produksi dan menyerap tenaga kerja sebanyak 15.655 orang itu.
Kunjungan Presiden Jokowi disambut antusias para buruh yang sedang bekerja.
Sebagian buruh bahkan meninggalkan pekerjaan mereka untuk bisa bersalaman dan
berfoto bersama Jokowi.
Duduk sejajar di kursi panjang dengan buruh di ruang makan buruh KMK Sports,
Jokowi menyantap makanan yang sama dengan buruh. Menunya yakni nasi putih,
sop daging, tempe, telur dan buah salak.
Hadir juga mendampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri
Sekretaris Negara Pratikno, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan CEO KMK
Global Sports C.K Song
Seusai mendampingi Presiden Jokowi makan siang bersama, Menaker Hanif Dhakiri
kembali menyoroti masalah kaku/rigidnya ekosistem ketenagakerjaan sebagai salah
satu problem utama dunia ketenagakerjaan.
"Ekosistem kita seperti kanebo kering, kakunya minta ampun. Padahal saat ini
zaman serba digital dan dunia menjadi sangat fleksibel. Cari pekerja skilled tidak
mudah, proses PHK berbelit-belit, hubungan kerja masih seperti power relations dan
jam kerja juga kaku," lanjut Hanif Dhakiri.
Menurut Hanif Dhakiri, jam kerja yang kaku menyebabkan partisipasi perempuan di
angkatan kerja tidak terlalu tinggi karena harus memilih antara di luar rumah atau di
dalam rumah.
Page 624 of 656.

