Page 620 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 Mei 2019
P. 620

Page/URL      https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/pqruy3428/menake r-tanggapi-
                              santai-rencana-aksi-hari-buruh
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Positive



























               Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menanggapi secara santai tentang rencana
               aksi demonstrasi buruh memperingati Hari Buruh pada 1 Mei 2019. "Kalau buruh
               menuntut kan biasa, tiap tahun kan selalu dilakukan," kata dia di Jakarta, Selasa
               (30/4).
               Menurut dia, hal yang penting untuk diperhatikan saat ini adalah sikap dalam
               menghadapi tantangan perkembangan zaman yang menuntut keahlian lebih tinggi
               dari para buruh. Dalam menghadapi hal tersebut, kata dia, pemerintah sudah
               menyiapkan berbagai pelatihan kerja untuk meningkatkan kualitas sumber daya
               manusia.
               "Masifikasi untuk personal training, pelatihan kerja agar kita punya SDM yang
               kualitasnya bagus, dengan jumlah memadai dan tersebar secara relatif merata di
               berbagai daerah," katanya.
               Ia juga menyoroti masih banyaknya perusahaan yang menerapkan jam kerja secara
               kaku sehingga mempersulit para perempuan untuk bekerja. "Jam kerja kaku
               menyebabkan partisipasi perempuan di angkatan kerja kita menjadi tidak terlalu
               tinggi karena perempuan harus memilih antara di luar rumah atau di dalam rumah.
               Juga jam kerja sangat kaku, delapan jam sehari, 40 jam seminggu," katanya.

               Ia menyatakan hal tersebut merupakan salah satu kondisi yang akan diperbaiki
               melalui kerja sama pemerintah dengan berbagai pemangku kepentingan bidang
               ketenagakerjaan. "Agar iklim dan ekosistem ketenagakerjaan yang kaku menjadi
               lebih baik," katanya.
               Ia berharap, nantinya dengan jam kerja yang lebih fleksibel akan meningkatkan
               partisipasi para perempuan untuk dapat bekerja. "Tentu ini harus dikaji secara
               mendalam soal itu, tapi menurut saya, fleksibilitas jam kerja itu dapat membantu
               meningkatkan partisipasi perempuan," katanya.

               Sumber : Antara




                                                      Page 619 of 656.
   615   616   617   618   619   620   621   622   623   624   625