Page 617 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 Mei 2019
P. 617

Title         GAJI TAK DIBAYAR, KARYAWAN POLISIKAN GROUP PERUSAHAAN KEUANGAN ASING
                Media Name    sindonews.com
                Pub. Date     30 April 2019
                              https://metro.sindonews.com/read/1400219/170/gaji-tak-dibayar-karyawan -polisikan-
                Page/URL
                              group-perusahaan-keuangan-asing-1556616495
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Negative












               Memperingati hari buruh, 1 Mei 2019. Perusahaan konsultan pajak, PT DTS
               dilaporkan oleh pekerjanya, Maya Atandhrya Kusmayanti ke Polda Metro Jaya.
               Perusahaan penasihat keuangan ini diduga tidak membayar gaji sang karyawan.

               Kuasa hukum Maya, Rian Hidayat dari kantor Total Consulting mengatakan,
               pelaporan ini merujuk dari Pasal 186 ayat 1 Undang Undang RI Nomor 13/2003
               tentang Ketenagakerjaan. Dalam pasal itu mengancam maksimal empat tahun
               penjara bagi pelaku usaha yang tidak membayar upah pegawainya.

               "Ini yang kemudian menjadi catatan kami. Kami nilai perusahaan itu diduga keras
               telah melanggar pasal ini," kata Rian sembari menunjukan laporan polisi Nomor
               TBL/2554/IV/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus saat ditemui di Komnas HAM, Menteng,
               Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2019).

               SPPPN Dukung Polisi Usut Pembajakan Mobil Tangki Pertamina Pembajakan Tangki
               Pertamina, Lima Orang Dijadikan Tersangka Terhadap kasus ini, Rian telah
               memperingatkan perusahaan tersebut agar upah karyawan tetap lah harus dibayar
               sekalipun massa skorsing. Dia merujuk pasal 155 ayat 3 Undang Undang Tenaga
               Kerja. Namun hingga berita ditulis, lanjut Rian, perusahaan itu tak menunjukan
               itikad baik. Meskipun upaya tripartit atau perundingan telah dilakukan.

               Kasus ini bermula ketika Maya dipindahkan ke Firma lain. Hal itu dinilai melanggar
               Pasal 61 ayat 3 Undang Undang Ketenagakerjaan. Meskipun kliennya telah
               menanyakan hak-haknya terkait dengan proses pengalihan, bukannya mendapat
               kejelasan namun perusahaan malah menawarkan turun gaji dan apabila tidak cocok
               dengan tawaran tersebut perusahaan malah menawarkan resign dan akan diberi
               uang pisah atau kompensasi.

               Tidak menerima hal tersebut, kliennya malah diberikan skorsing oleh
               perusahaan."Saya akan menentang perlakuan perusahaan tersebut karena ketika
               perpindahan kerja terjadi, tandanya perjanjian kerja yang lama tidak berlaku,
               karena hubungan hukum menjadi berubah, disitulah pentingnya perjanjian
               pengalihan untuk menjaga hak hak pekerja sebagaimana Pasal 61 ayat 3 UU





                                                      Page 616 of 656.
   612   613   614   615   616   617   618   619   620   621   622