Page 24 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 JULI 2019
P. 24
Keputusan itu tidak terlepas dari turunnya penjualan mobil, serta
meningkatkannya biaya produksi. Catatan kuartal pertama Nissan di
2019 sudah menunjukan gelagat kurang baik, yakni penurunan laba
hingga 98,5 persen menjadi 1,6 miliar yen atau sekitar Rp212,56 miliar.
Hal ini terjadi karena Nissan dan merek Datsun-nya mengalami kesulitan
untuk mendapatkan traksi di negara-negara tersebut, terutama India
dan Indonesia, padahal merek Jepang lain performanya cukup bagus.
Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, Isao Sekiguchi,
membenarkan pernyataan Saikawa, namun ia belum dapat dikonfirmasi
terkait jumlah pekerja Indonesia yang rencananya akan dipangkas.
Rumor yang beredar, Nissan Indonesia akan mem-PHK sekitar 830
pegawai.
"Tidak ada detail spesifik yang dapat dibagikan saat ini," ujarnya
singkat, dikutip dari Liputan6.com.
Meskipun begitu, pihak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker)
mengaku belum menerima laporan soal langkah PHK oleh PT Nissan
Motor Indonesia.
Direktur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Perindustrian Kementerian
Ketenagakerjaan, John Daniel Saragih mengaku belum tahu soal PHK
Nissan Indonesia. Ia bilang biasanya persoalan PHK dilaporkan ke Dinas
Tenaga Kerja (Disnaker).
"Belum tahu, segera akan kita dicek," kata John kepada CNBC
Indonesia.
John mengatakan perusahaan-perusahaan yang ingin melakukan PHK
harus melapor dulu ke Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) setempat 30
hari sebelum rencana PHK.
Indonesia merupakan salah satu negara dengan fasilitas produksi
Nissan. Dari pabrik yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat, itu lahir
mobil-mobil untuk merek Datsun. Mobil-mobil bermerek Nissan sudah
berhenti diproduksi. Terakhir Nissan Grand Livina, sebelum akhirnya
keluar generasi baru yang lahir dari pabrik Mitsubishi.
Page 23 of 63.

