Page 25 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 JULI 2019
P. 25
Seperti pabrikan mobil lainnya, Nissan juga mengalami banyak
tantangan. Penjualan mobil secara global memang tengah sulit.
Terutama karena Tiongkok, sebagai pasar terbesar otomotif, sedang
perang dagang dengan Amerika Serikat. Pasar di Amerika juga
berkurang karena persaingan dengan merek lainnya.
Menurut laporan hasil kuartal I 2019 yang dirilis 25 Juli, penjualan
Nissan secara global turun 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya,
menjadi total 1,23 juta unit.
Performa penjualan di negeri sendiri, Jepang, turun 2,6 persen
dibandingkan kuartal I 2018, menjadi 126.000 unit.
Penjualan di Tiongkok tetap tumbuh, tetapi hanya 2,3 persen.
Sementara penguasaan pasar di Amerika Serikat turun dari 81, persen
menjadi 7,9 persen. Di Eropa, termasuk Rusia, angka penjualan turun
lebih dari 16 persen dibanding kuartal yang sama tahun lalu.
Sementara total penjualan di Asia dan Oseania, Amerika Latin, serta
Timur Tengah dan Afrika, penjualan Nissan turun 13,1 persen menjadi
174.000 unit.
Hal lain yang mempersulit mereka adalah skandal pemalsuan laporan
upah dan kompensasi Carlos Ghosn, mantan CEO aliansi Renault-
Nissan-Mitsubishi. Persidangan kasus ini masih berjalan. Ghosn yang
sempat ditahan di Tokyo, telah dilepaskan dengan jaminan tetapi tak
bisa meninggalkan Jepang hingga kasus hukumnya selesai.
Skandal itu membuat Nissan mendapat sentimen negatif dan memicu
ketegangan besar pada aliansi tiga pabrik mobil tersebut.
Page 24 of 63.

