Page 63 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 JULI 2019
P. 63

di banyak tempat dan berbagai profesi diantaranya nelayan, petani,
               pedagang kaki lima yang bekerja secara mandiri dan belum terlindungi
               oleh BPJS Ketenagakerjaan.

               "Ini masih perlu edukasi mengenai pentingnya jaminan BPJS
               Ketenagakerjaan itu. Sebab kalau dari premi atau istilah di BPJS
               Ketenagakerjaan itu iuran, sangat terjangkau untuk yang bukan

               penerima upah. Sebab untuk dua program itu yakni kecelakaan kerja
               dan jaminan kematian iurannya hanya sekitar Rp16.800 setiap bulan,"
               kata Eko.

               Padahal, kata dia, manfaat yang diterima oleh peserta BPJS
               Ketenagakerjaan sangat luar biasa, dengan hanya Rp16.800 untuk 2
               program-program yakni disetarakan dengan pekerja penerima upah Rp3
               juta perbulan, BPJS akan menanggung biaya perawatan berapapun
               besarnya jika peserta BPJS tersebut mengalami kecelakaan dan dirawat
               di rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan.


               "Sebenarnya manfaatnya itu luar biasa, seperti nelayan rentan terhadap
               kecelakaan, begitu juga pedagang kaki lima rawan kecelakaan di jalan
               raya atau berangkat dari rumah. Kalau kecelakaan berobat di rumah
               sakit di manapun yang kerjasama dengan kita, berapapun biayanya
               akan kita tanggung semua. Berbeda dengan BPJS Kesehatan kan ada
               plafon, kita nggak ada. Kemudian kalau selama dirawat, gaji selama 6
               bulan pertama dibayar penuh 100 persen oleh BPJS Ketenagakerjaan

               dan 6 bulan berikutnya kalau masih dirawat kita bayar gajinya 75
               persen," kata Eko.

               Eko mengatakan, kendala masih minimnya pekerja sektor informal yang
               ikut program BPJS Ketenagakerjaan diantaranya masih kurangnya
               kesadaran pekerja sektor informal berpikir tentang perlindungan.
               Sehingga ini menjadi tanggungjawab semua pihak, termasuk media
               tidak hanya BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan edukasi kepada
               mereka yang bekerja di sektor informal tersebut karena ada risiko.


               13.000 pemudik diberangkatkan BPJS TK Pewarta: Mulyana Editor: Zita
               Meirina COPYRIGHT (c)2019 .










                                                       Page 62 of 63.
   58   59   60   61   62   63   64