Page 150 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 150
Title PENGUSAHA TELAT BAYAR THR PEKERJA SIAP-SIAP KENA DENDA
Media Name sindonews.com
Pub. Date 12 Mei 2020
https://ekbis.sindonews.com/read/25187/34/pengusaha-telat-bayar-thr-pe kerja-siap-
Page/URL
siap-kena-denda-1589249140
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tetap mengharuskan kepada
para pengusaha untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada
karyawannya. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan,
pemerintah akan memberikan sanksi kepada pengusaha yang tidak membayarkan
THR.
"Pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada pekerja/buruh
dikenai denda, sedangkan pengusaha yang tidak membayar THR dapat dikenai
sanksi administratif hingga penghentian sebagian usaha," jelas Menaker dalam
siaran pers di Jakarta, Selasa (15/5/2020).
Dia melanjutkan, pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada
pekerja/buruh dikenai denda sebesar 5%. Denda ini dikelola dan dipergunakan
untuk kesejahteraan pekerja/buruh, serta tidak menghilangkan kewajiban
pengusaha untuk tetap membayar THR Keagamaan kepada pekerja/buruh.
Jika perusahaan tidak mampu membayar THR pada waktu yang ditentukan sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, solusi hendaknya diperoleh
melalui proses dialog antara pengusaha dan pekerja/buruh.
"Proses dialog tersebut dilakukan secara kekeluargaan, dilandasi dengan laporan
keuangan internal perusahaan yang transparan, dan itikad baik untuk mencapai
kesepakatan," kata Menaker.
Kemnaker pun menyepakati jika perusahaan yang tidak mampu membayar THR
secara penuh pada waktu yang ditentukan peraturan perundang-undangan, maka
pembayaran THR dapat dilakukan secara bertahap, perusahaan tidak mampu
membayar THR sama sekali pada waktu yang ditentukan sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan maka pembayaran THR dapat dilakukan penundaan
sampai dengan jangka waktu tertentu yang disepakati, dan waktu dan cara
pengenaan denda keterlambatan pembayaran THR keagamaan.
(ind).
Page 149 of 353.

