Page 151 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 151
Title DISNAKER DKI TOTAL SUDAH TUTUP PAKSA 184 PERUSAHAAN PELANGGAR PSBB
Media Name tribunnews.com
Pub. Date 12 Mei 2020
https://www.tribunnews.com/corona/2020/05/12/disnaker-dki-total-sudah- tutup-paksa-
Page/URL
184-perusahaan-pelanggar-psbb
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo , JAKARTA -- Dinas Tenaga
Kerja Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta total telah menyidak 1.066 perusahaan
yang mempekerjakan 144.432 buruh.
Hasilnya, sudah 184 perusahaan ditutup paksa karena kedapatan melanggar aturan
PSBB .
Penutupan ratusan perusahaan itu berdampak pada 16.424 buruh. Data ini adalah
rentang giat sidak pada 14 April - 11 Mei 2020.
"184 perusahaan yang tidak dikecualikan namun tetap melakukan kegiatan
usahanya dilakukan penghentian sementara kegiatannya," kata Kepala
Disnakertrans DKI Andri Yansyah saat dikonfirmasi, Selasa (12/5/2020).
Sebaran wilayah perusahaan itu yakni 45 di Jakarta Barat, 25 di Jakarta Timur, 36 di
Jakarta Utara, 32 di Jakarta Pusat dan 46 di Jakarta Selatan.
Selain itu juga terdapat 620 perusahaan (77.574 buruh) yang jenisnya dikecualikan
dalam Pergub 33 Tahun 2020 diberikan peringatan lantaran belum melaksanakan
protokol kesehatan dengan benar.
Kemudian 262 perusahaan (50.434 buruh) yang tidak dikecualikan tapi mengantongi
izin Kementerian Perindustrian juga diberi peringatan karena alasan serupa.
Sebagai informasi, dalam Pasal 10 Pergub DKI Nomor 33 Tahun 2020, dijelaskan
hanya ada 11 sektor usaha yang diizinkan beroperasi selama PSBB berlaku. Berikut
jenis usaha yang diizinkan tetap beroperasi: 1. Kesehatan; 2. Bahan pangan/
makanan/ minuman; 3. Energi; 4. Komunikasi dan teknologi informasi; 5.
Keuangan; 6. Logistik; 7. Perhotelan; 8. Konstruksi; 9. Industri strategis; 10.
Pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital
nasional dan objek tertentu; 11. Kebutuhan sehari-hari..
Page 150 of 353.

