Page 183 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 183
Title THR ASN, POLRI, DAN TNI CAIR PALING LAMBAT JUMAT
Media Name jawapos.com
Pub. Date 12 Mei 2020
https://www.jawapos.com/nasional/12/05/2020/thr-asn-polri-dan-tni-cair -paling-
Page/URL
lambat-jumat/
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pemerintah memastikan tunjangan hari raya (THR) untuk aparatur sipil negara
(ASN), TNI, Polri, dan pensiunan segera cair. Paling lambat Jumat (15/5) dana
tersebut dibagikan.
''Peraturan Pemerintah (PP) THR sudah dikeluarkan, sudah ditandatangani Pak
Presiden. PMK (peraturan menteri keuangan) juga akan keluar,'' terang Menteri
Keuangan Sri Mulyani Indrawati kemarin (11/5). Dia menjelaskan, THR akan
dicairkan secara serentak. Tim Kemenkeu sedang menyiapkan satuan kerja untuk
mengeksekusi pencairan dana THR.
Pemerintah menyiapkan anggaran THR Rp 29,38 triliun. Jumlah itu terbagi atas THR
untuk ASN pada pemerintah pusat, TNI, dan Polri. Nilainya Rp 6,77 triliun. Lalu,
pensiunan Rp 8,7 triliun serta ASN pada pemerintah daerah sekitar Rp 13,89 triliun.
Nilai anggaran itu telah mengalami penghematan hingga Rp 5,5 triliun.
Penghematan tersebut dilakukan karena pemerintah tak mengucurkan THR untuk
presiden, wakil presiden, pejabat negara, hingga anggota DPR dan MPR.
Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu menjelaskan, THR tahun ini hanya
diberikan kepada seluruh ASN, TNI, Polri, pensiunan, dan pegawai pelaksana setara
eselon 3 ke bawah. ''Artinya, pejabat eselon 1 dan 2 atau fungsional setara eselon 1
dan 2 serta pejabat negara tidak mendapatkan THR,'' imbuhnya.
Dia berharap pencairan THR bisa mendorong konsumsi dan daya beli masyarakat.
Seperti diketahui, selama kuartal I 2020, pertumbuhan ekonomi hanya 2,97 persen.
Sementara itu, konsumsi rumah tangga hanya tumbuh 2,84 persen. Padahal, pada
periode yang sama tahun lalu, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,02 persen.
Tertekannya konsumsi bisa menjadi lebih parah apabila kebijakan pembatasan sosial
berskala besar (PSBB) terus diperluas.
Menkeu menyebutkan, dampak ekonomi akibat Covid-19 lebih parah jika
dibandingkan dengan krisis pada 2008-2009. Kala itu, krisis keuangan global
disebabkan subprime mortgage di AS. Ani menjelaskan, kini Indonesia harus
menghadapi kenyataan hilangnya arus modal asing dari pasar keuangan dengan
Page 182 of 353.

