Page 230 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 230
Title MAKIN BANYAK MASYARAKAT TERDAMPAK CORONA, KARTU PRA KERJA SAJA CUKUP?
Media Name detik.com
Pub. Date 12 Mei 2020
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5011469/makin-banyak-m asyarakat-
Page/URL
terdampak-corona-kartu-pra-kerja-saja-cukup
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Selama pandemi COVID-19 berlangsung semakin banyak masyarakat
berpenghasilan menengah ke bawah yang terpukul, mulai dari pemotongan gaji,
dirumahkan tanpa diberi upah, hingga pemutusan hubungan kerja ( PHK ).
Sementara mereka bukan kategori masyarakat yang tersentuh bantuan langsung
tunai (BLT) maupun bansos lainnya.
"PKH (Program Keluarga Harapan) memang untuk kelompok miskin, sembako
memang untuk kelompok miskin. Tapi untuk yang kena PHK dapatnya melalui Kartu
Pra Kerja," kata Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia
Piter Abdullah dihubungi detikcom , Selasa (12/5/2020).
Saat ini, masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah atau lower middle income
group yang kena dampak virus Corona hanya bisa mengikuti program Kartu Pra
Kerja.
Lantas apakah cukup dengan itu saja?
Piter menilai program tersebut yang hanya menampung 5,6 juta orang tidak cukup
untuk membantu masyarakat menengah ke bawah yang makin banyak terdampak
COVID-19.
"Ya masalahnya itu bukan nggak dapat (bantuan), masalahnya itu terbatas. Ini lah
kalau saya selalu menyuarakan itu bantuan itu harusnya sebesar-besarnya. Yang
sekarang ini bantuan kita itu kalau menurut saya terbatas," jelasnya.
Tak hanya itu, menurutnya realiasasi program Kartu Pra Kerja juga berjalan lambat.
Sebab program semi bansos itu tidak diimplementasikan secara masif.
"Bentuk saluran untuk membantu mereka cuma tidak cukup, karena yang
disediakan pemerintah itu kan 5,6 juta dan itu pun realisasinya lambat. Jadi yang
kita kritisi itu bukan pemerintah tidak memperhatikan kelompok menengahnya
tetapi bantuannya itu tidak cukup besar dan lambat," tambahnya.
Sebagai gambaran, hingga awal Mei, Kementerian Ketenagakerjaan mencatat 3 juta
orang yang dirumahkan dan di-PHK.
Page 229 of 353.

