Page 7 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 7
Title KSPI KRITISI WARGA USIA 45 TAHUN KE BAWAH BEKERJA KEMBALI
Media Name republika.co.id
Pub. Date 13 Mei 2020
https://republika.co.id/berita/qa890g383/kspi-kritisi-warga-usia-45-ta hun-ke-bawah-
Page/URL
bekerja-kembali
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA -- Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengkritisi kebijakan
pemerintah yang mengizinkan masyarakat berusia 45 tahun ke bawah bekerja
kembali saat pandemi Covid-19 masih berlangsung. KSPI beralasan, sesuai dengan
protokol Badan Kesehatan Dunia terkait pencegahan penularan Covid-19, harus
melakukan jaga jarak atau physical distancing dan menghindari berkerumun.
"Dengan kata lain, usia 45 tahun ke bawah bukan jaminan kebal dengan corona,"
kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa
(12/5).
Said menuturkan sudah banyak pekerja yang dilaporkan meninggal dunia dan positif
Covid-19 termasuk yang berusia di bawah 45 tahun.
KSPI mencatat sudah buruh yang meninggal karena diduga Covid-19 di antaranya
dua orang dengan status pasien dalam pengawasan di PT PEMI Tangerang (status
PDP), satu orang di PT Denso dan 8 lain diberitakan positif Covid-19, satu orang di
PT Yamaha Music, dan dua orang buruh PT Sampoerna dikabarkan meninggal,
sementara puluhan yang lain positif.
"Jadi sikap pemerintah yang memperbolehkan bekerja kembali, sama saja
mempertaruhkan nyawa buruh di tengah pandemi corona," ujar Said.
Menurut Said, saat ini sudah terjadi kelonggaran di area pembatasan sosial berskala
besar (PSBB), misalnya dengan tetap mengizinkan perusahaan tetap beroperasi,
sehingga buruh tetap bekerja di tengah pandemi Covid-19.
"Mayoritas industri di manufaktur baru akan meliburkan buruh pada H-3 lebaran
sampai dengan H+3," ujar Said.
Said mengatakan kebutuhan pokok masyarakat termasuk buruh yang terdampak
pandemi Covid-19 harus dipenuhi negara sebagaimana amanat konstitusi. "Kami
meminta agar pabrik-pabrik yang saat ini masih bekerja segera diliburkan dengan
tetap membayar upah dan THR (tunjangan hari raya) secara penuh," ujarnya.
Page 6 of 353.

